MAGHRIB 17:47

    Untuk Jakarta dan sekitarnya

    IMSAK 04:25
    SUBUH 04:35
    DZUHUR 11:53
    ASHAR 15:14
    ISYA 19:00

    Download Jadwal Imsakiyah

    Kubu Prabowo-Sandiaga Diminta Introspeksi

    Dheri Agriesta - 13 Februari 2019 00:22 WIB
    Kubu Prabowo-Sandiaga Diminta Introspeksi
    Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI Purn. Moeldoko. Foto: MI/Pius Erlangga
    Jakarta: Tak ada intervensi pemerintah di kasus Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Slamet Ma'arif. Kepala Staf Presiden Jenderal Purn Moeldoko menyebut presiden Joko Widodo tak mungkin mencampuri urusan yudikatif.

    Moeldoko meminta kubu Prabowo-Sandi mengintrospeksi diri terkait hal ini. "Ada sesuatu yang salah, jangan terus salahkan pemerintah, karena pemerintah dalam konteks ini adalah menjauhi dari intervensi itu," ujar Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 12 Februari 2019.
    Pengusutan kasus Slamet murni karena pelanggaran pemilu. Lagipula, kata Moeldoko, aparat penegak hukum tak akan menindak seseorang yang taat aturan. Harusnya kubu sebelah melihat permasalahan secara rinci.

    "Jadi jangan menuduh sesuatu yang tidak berdasar," kata Moeldoko.

    Polres Surakarta resmi menetapkan Ketua Presidium Alumni atau PA 212 Slamet Ma'arif sebagai tersangka kasus pelanggaran kampanye. Slamet Ma'arif rencananya bakal diperiksa Rabu, 13 Februari 2019.

    Dalam surat panggilan dengan nomor S.Pgl/48/II/2019/Reskrim itu, Slamet dipanggil sebagai tersangka kasus pelanggaran pasal 280 ayat (1) huruf a, b, d, e, f, g, h, i, j. Yakni, kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota.




    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id