KPU Jawab Gugatan 56 Perkara Pileg Hari Ini

    Faisal Abdalla - 16 Juli 2019 12:37 WIB
    KPU Jawab Gugatan 56 Perkara Pileg Hari Ini
    Komisioner KPU Hasyim Asyari - Medcom.id/Faisal Abdalla.
    Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali menghadapi sidang sengketa perselisihan hasil pemilu (PHPU) legislatif di Mahkamah Konstitusi (MK). KPU akan menjawab puluhan gugatan pemohon. 

    "Hari ini KPU menghadapi sidang PHPU untuk 56 perkara dalam sidang pemeriksaan pembacaan jawaban hari kedua," kata Komisioner KPU Hasyim Asyari di Jakarta, Selasa, 16 Juli 2019. 

    Hasyim mengatakan 56 perkara PHPU itu terdiri dari 55 gugatan yang diajukan partai politik dan satu gugatan diajukan perorangan. Gugatan itu tersebar di sembilan provinsi, yaitu Nusa Tenggara Timur (NTT), DKI Jakarta, Sulawesi Barat, Banten, Lampung, Maluku, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara. 

    Sidang hari ini juga masih menggunakan sistem tiga panel. Masing-masing panel diisi tiga hakim Konstitusi. 

    Untuk Panel I ditangani Ketua MK Anwar Usman, Arief Hidayat dan Eny Nurbaningsih. Panel I akan menangani 15 perkara, terdiri dari lima perkara dari Provinsi NTT, empat perkara untuk Provinsi DKI Jakarta, dan enam permohonan untuk Provinsi Sulawesi Barat. 

    (Baca juga: KPU Siapkan 100 Kotak Berkas Bukti ke MK)

    Panel II ditangani Hakim MK Aswanto, Saldi Isra, dan Manahan Sitompul. Panel II akan menggarap 22 perkara dengan rincian enam perkara dari Provinsi Banten, tiga perkara dari Provinsi Lampung, serta 13 perkara dari Provinsi Maluku.

    Panel III ditangani Hakim MK Suhartoyo, I Dewa Gede Palguna, dan Wahiduddin Adams. Mereka dijadwalkan menangani 19 perkara terdiri dari sembilan perkara dari Provinsi Sulawesi Selatan, empat perkara dari Provinsi Sulawesi Tengah, dan enam perkara dari Provinsi Sulawesi Utara. 

    "Agenda sidang masih pembacaan jawaban termohon, keterangan pihak terkait dan keterangan Bawaslu," beber Hasyim. 

    Dalam perkara PHPU pileg KPU Daerah dan KPU RI menjadi pihak termohon. Sementara pihak terkait yaitu partai politik dan caleg yang suara atau kursinya berpengaruh dari gugatan pemohon.
     
    Sementara Bawaslu akan memberikan keterangan terkait temuan selama masa kampanye hingga pemilu berlangsung yang masuk sebagai laporan ke Bawaslu. Di persidangan ini, hakim juga akan mengesahkan alat bukti yang dibawa oleh tiga pihak tersebut.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id