• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Cara Ma'ruf Amin Hadapi Pers Beda dengan Prabowo

M Sholahadhin Azhar - 06 Desember 2018 21:00 wib
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin (tengah). Foto:
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin (tengah). Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar

Jakarta: Calon wakil presiden nomor urut 02 Ma'ruf Amin tersenyum saat ditanya mengenai respons calon presiden nomor urut 01 Prabowo Subianto terhadap pertanyaan media. Ia menyebut dirinya tak akan memilih cara seperti itu saat menghadapi insan pers.

"Kalau saya dengan media itu berteman," ujar Ma'ruf di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Desember 2018.

Menurutnya, tak mungkin ia bersikap seperti Prabowo. Sebab sejak dulu, Ma'ruf berada di dekat media, sebagai sumber berita. Sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) misalnya atau sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ma'ruf menyebut dirinya tak menafikan peran media sebagai penyebar berita yang terverifikasi. Mereka adalah salah satu pilar demokrasi yang tak boleh dihilangkan perannya. Lagipula, media memiliki hubungan mutualisme dengan narasumber seperti Ma'ruf.

"Saya butuh media, media juga butuh saya. Karena mereka cari berita, saya diberitakan," bebernya.

Baca: Gerindra Sebut Ucapan Prabowo Ekspresi Biasa

Ma'ruf enggan memberi penilaian atas sikap Prabowo yang geram pada media arus utama. Prinsipnya, Mustasyar PBNU itu tak akan menafikan peran media sebagai pilar demokrasi. Semua elemen dikatakan membutuhkan media, sehingga wajib memelihara hubungan baik.

"Karena itu ya kita saling kolaborasi," tandas Ma'ruf.

Seperti diketahui, Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto geram karena minimnya pemberitaan acara reuni 212. Prabowo menilai media arus utama tak lagi demokratis dan objektif.

Baca: Hardik Prabowo pada Media Bukti 212 Politis

Prabowo mengklaim acara reuni 212 dihadiri 11 juta peserta. Mantan komandan jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu heran acara yang dihadiri jutaan manusia tak diliput media.

"Hampir semua media tidak meliput 11 juta orang yang kumpul, belum pernah terjadi di dunia," kata Prabowo dalam pidatonya di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Rabu 5 Desember 2018.


(DMR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.