KPU Tunggu Salinan Putusan MA

    Dheri Agriesta - 09 November 2018 16:30 WIB
    KPU Tunggu Salinan Putusan MA
    Ketua KPU RI Arief Budiman. Foto: Medcom.id/Dheri.
    Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum mengambil sikap terkait putusan Mahkamah Agung yang mengabulkan gugatan uji materi yang dilayangkan Osman Sapta Odang. KPU masih menunggu salinan putusan dari MA.
     
    "Kami masih menunggu salinan putusan," kata Ketua KPU Arief Budiman di KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Jumat, 9 November 2018.
     
    Arief mengatakan KPU telah melayangkan surat kepada MA. Surat dikirim sejak MA mengumumkan pengabulan gugatan OSO.
     
    "Alternatifnya ya tidak tahu. Putusannya saja kami belum tahu," kata Arief.
     
    Komisioner KPU Hasyim Asya'ri menyayangkan sikap MA yang belum mengirimkan salinan putusan ke KPU. Seharusnya, KPU menjadi pihak pertama yang diberi tahu terkait putusan ini. Karena, KPU merupakan pihak termohon dalam kasus ini.
     
    "Mestinya KPU yang pertama kali diber tahu putusan itu," pungkas Hasyim.

    Baca: OSO Menang

    PKPU Nomor 26 Tahun 2018 melarang pengurus partai politik maju sebagai calon anggota DPD RI. Aturan ini menjadi tolok ukur KPU mencoret nama OSO.
     
    Ketua DPD itu sempat menggugat putusan KPU ke Badan Pengawas Pemilu. Gugatan ditolak. Pencoretan yang dilakukan KPU disebut sah. Dia lantas membawa perkara itu ke MA.
     
    Gugatan OSO terdaftar dengan Nomor 65/P/HUM/2018. KPU menjadi pihak termohon. Keputusan itu dikabulkan majelis yang dipimpin Hakim Agung Supandi dengan anggota Is Sudaryono dan Yulius. OSO menang melalui ketok palu hakim, Kamis, 25 Oktober 2018.



    (FZN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id