MK Sebut Gugatan PKS Kabur

    Candra Yuri Nuralam - 08 Agustus 2019 12:25 WIB
    MK Sebut Gugatan PKS Kabur
    Ilustrasi sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Legislatif 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta. Foto: MOHAMAD IRFAN/MI
    Jakarta: Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan digugat yang diajukan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam pemilihan DPR di daerah pemilihan Jawa Barat (Jabar) 7 kabur. PKS justru meminta suaranya dikurangi.

    "Bahwa setelah melalui sidang pembuktian, permohonan pemohonan menjadi tidak jelas atau kabur," kata Hakim Anggota I Gede Palguna saat membacakan putusan sidang PHPU Pileg di Gedung MK di jalan Medan Merdeka Barat, Kamis, 8 Agustus 2019.

    Gugatan PKS terdaftar dalam perkara Nomor 10-08-12/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 yang mempermasalahkan suara untuk dapil Jawa Barat 7. PKS menuding adanya penggelembungan suara di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi untuk Partai Nasdem. Jumlahnya sekitar 6.000 suara.

    Di dapil Kabupaten Indramayu 3, PKS mempersoalkan 137 suara yang berpindah ke Partai Perindo.

    Namun, Hakim Palguna melihat dalil PKS dalam gugatannya cenderung aneh. Dalam petitum, PKS mendalilkan suara keseluruhan seharusnya 9.403 suara dan nasdem 1.423 suara.

    Hakim Palguna menilai jumlah itu lebih kecil dari keseluruhan suara yang ditetapkan oleh KPU. Sehingga, Mahkamah menolak gugatan tersebut karena tidak logis.

    "Suara yang diperoleh harus melebihi 9.403 suara. Dengan demikian jika MK mengambulkan, hal tersebut malah membuat perolehan suara pemohon di dapil 7 Jabar jauh lebih kecil dari perolehan suara pemohon yang ditetapkan KPU yaitu 440.318 suara," ujar Hakim Palguna.




    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id