Akademisi Diminta Berperan Menjaga Netralitas Pemilu

Intan Yunelia - 12 Januari 2019 11:31 wib
Diskusi 'Kampus dan Pemilu 2019' - Medcom.id/Intan Yunelia.
Diskusi 'Kampus dan Pemilu 2019' - Medcom.id/Intan Yunelia.

Jakarta: Pesta demokrasi 2019 akan diikuti tiga pilar penting yaitu politik society, sipil society termasuk kampus, dan media. Untuk menjaga netralitas pesta demokrasi, akademisi diminta ikut berperan lebih di masyarakat.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Zuhairi Misrawi, mengatakan dengan keterlibatan guru besar di perguruan tinggi dapat memberikan edukasi berdemokrasi melalui tulisan jurnal dan lainnya. Sehingga, masyarat tak hanya diberatkan oleh partai politik.

"Kita menggarisbawahi sipil society itu harus hadir di tengah kontestasi politik kita. Terutama kalangan kampus. Beberapa tulisan dari guru-guru besar di Harian Nasional, Kompas, Kontan, Jawa Pos dan lainnya itu menjadikan demokrasi kita semakin berkualitas," kata Zuhairi dalam diskusi 'Kampus dan Pemilu 2019' di The Atjeh Connection, Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu, 12 Januari 2019.

(Baca juga: Kampus Harus Jaga Netralitas)

Dengan tulisan dari akademisi tersebut, masyarakat bisa mempelajari fakta-fakta yang benar dan tidak. Karena jurnal yang dikemukakan berdasarkan data yang ada bukan hanya perkataan tanpa bukti.

"Saya ingin ada paper yang tidak hanya menyampaikan dukungan tapi juga men-challenge kritik dan masukan terhadap program yang sudah dilakukan Pak Jokowi terkait ekonomi," ujar Zuhairi.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menyebut, Pemilu 2019 banyak diwarnai oleh hoaks. Bahkan, tak sedikit orang lebih senang mencari informasi di media sosial dengan potongan-potongan video yang menghilangkan konten berita. 

"Sayangnya tulisan-tulisan (guru besar) itu kalah rebut pengaruh dibanding postingan pendek di medsos. Media seharusnya mengundang orang ini (guru besar) untuk tampil ke publik," tutur dia. 

(Baca juga: Pola 'Pertarungan' Jokowi dan Prabowo Diprediksi Sama)




(REN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.