Kampanye di Tempat Ibadah Dominasi Pelanggaran Pemilu di Bandung

    Roni Kurniawan - 12 Februari 2019 19:47 WIB
    Kampanye di Tempat Ibadah Dominasi Pelanggaran Pemilu di Bandung
    Ketua Bawaslu Kota Bandung Zacky M Zam Zam. Medcom.id/Roni Kurniawan
    Bandung: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandung mengawasi seluruh tempat ibadah selama masa kampanye, baik Pilpres maupun Pileg 2019. Pasalnya, pelanggaran kerap terjadi di tempat ibadah sejak dimulainya masa kampanye pada September 2018.

    Menurut Ketua Bawaslu Kota Bandung, Zacky M Zam Zam, tempat ibadah kerap menjadi tempat favorit untuk melakukan sosialisasi atau kampanye peserta pemilu. Hingga kini telah terdapat delapan kasus pelanggaran kampanye salah satunya di tempat ibadah.
    "Ada delapan kasus yang kita tangani. Di lingkungan pemerintah, fasilitas pendidikan dan tempat ibadah," ujar Zacky dalam program Bandung Menjawab di Taman Sejarah Bandung, Jalan Aceh, Selasa, 12 Februari 2019.

    Zacky mengaku pengawasan secara langsung tanpa laporan dari masyarakat cukup sulit dilakukan. Padahal, setiap peserta pemilu wajib melaporkan kegiatan kampanye ke Bawaslu serta pihak kepolisian dan KPU Kota Bandung.

    "Tim kampanye sering kali tidak memberitahukan kegiatannya, sudah kegiatannya tidak dilaporkan, kegiatannya juga dilakukan di wilayah wilayah yang melanggar. Nah ini temuan kami ada beberapa caleg yang kita temukan melakukan kampanye di tempat ibadah, ada juga laporan dari masyarakat," bebernya.

    Modus caleg nakal yang melakukan kampanye di tempat ibadah salah satunya mengikuti kegiatan pengajian. Dalam kegiatan rohani tersebut kerap disisipi visi misi caleg. Termasuk ajakan untuk memilihnya dalam pencoblosan 17 April 2019 nanti.

    "Sebetulnya ibu-ibu pengajian, ketua pengajiannya tidak mengondisikan untuk mendatangkan caleg, tapi calegnya sendiri yang datang," sambungnya.

    Ia mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika ada para caleg yang melakukan kegiatan kampanye di tempat ibadah. Bahkan ia memint masyarakat untuk menolak langsung kehadiran para caleg tersebut.

    "Kami juga imbau masyarakat jika ada caleg yang sosialisasi atau kampanye di masjid itu ditolak saja," tegasnya.
     



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id