Isu Utama Pendidikan Belum Masuk 'Radar' Capres-Cawapres

    Whisnu Mardiansyah - 28 Februari 2019 13:51 WIB
    Isu Utama Pendidikan Belum Masuk Radar Capres-Cawapres
    Ilustrasi--Anak pengungsi belajar di tenda darurat di pengungsian lapangan Watulemo, kantor Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah. (Foto: MI/Ramdani)



    Jakarta: Pengamat pendidikan Edy Suandi Hamid menilai belum ada pasangan calon presiden dan wakilnya yang menawarkan strategi menjawab isu utama di bidang pendidikan. Di antaranya soal akses dan kualitas pendidikan yang belum merata. 

    "Saya kira semuanya masih bersifat umum dari kedua pasangan untuk memajukan pendidikan karena persoalan utama kita di pendidikan ini, itu adalah tentang akses dan mutu," kata Edy kepada Medcom.id, Kamis 28 Februari 2019. 

     



    Akses artinya membuka seluas-luasnya kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan. Bukan hanya wajib belajar 12 tahun namun juga sampai perguruan tinggi. 

    Sementara, ia melihat program-program yang ada saat ini seperti bantuan pendidikan dari program kartu pendidikan masih bersifat konvensional. Dengan anggaran yang terbatas dari pemerintah tentu tidak bisa mencakup seluruh kebutuhan siswa. 

    "Strateginya supaya yang tidak hanya konvensional saja membuat masyarakat bisa lebih menikmati pendidikan tinggi," ujarnya. 

    Baca juga: KPU Usulkan Sembilan Nama Panelis Debat Ketiga

    Kedua soal peningkatan kualitas pendidikan. Dari berbagai indeks peringkat universitas di dunia, universitas di Tanah Air masih jauh tertinggal. Bahkan belum ada yang masuk 200 besar dunia. 

    Pasangan calon dituntut memiliki strategi meningkatkan daya saing universitas Tanah Air di mata dunia. Ia menyarankan pasangan calon punya strategi meningkatkan Science Technology Engineering dan Math (STEM). 

    "Langkah-langkahnya mungkin bukan sekedar mengalokasikan bujet dari APBN tapi lebih dari itu," ujarnya. 

    Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta itu menunggu kebijakan strategis paslon di debat ketiga besok. Kebijakan bukan sekedar pengalokasian anggaran tetapi hasil kebijakan trategis

    "Ini yang saya lihat tidak muncul secara eksplisit langkah-langkah yang strategis dari para pasangan balon," pungkasnya.  

    KPU merencanakan lima kali debat pilpres 2019. Debat ketiga giliran calon wakil presiden yang akan beradu gagasan, visi, misi dan program di bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan kebudayaan.

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id