Sembilan Kasus HAM Jadi PR Presiden Terpilih

10 Januari 2019 21:14 wib
Komisioner Komnas HAM Munafrizal Manan. Foto: MI/Susanto.
Komisioner Komnas HAM Munafrizal Manan. Foto: MI/Susanto.

Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) merilis sembilan kasus HAM berat yang harus diselesaikan. Peristiwa itu telah terjadi sejak 1965.
 
Komisioner Komnas HAM Munafrizal Manan mengatakan pihaknya telah bertemu Presiden Jokowi dan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo. Pihaknya juga telah membuat tiga catatan untuk menyelesaikan kasus tersebut.
 
"Penyelesaian kasus-kasus ini tidak hanya untuk melayani keadilan bagi rakyat, tetapi juga demi kepentingan Bangsa dan negara, mencegah terjadinya kasus serupa," kata Manan, Kamis, 10 Januari 2019.

Baca: Komnas HAM Yakin Tuntaskan 10 Pelanggaran HAM Berat

Sembilan kasus itu adalah peristiwa 1965-1966; peristiwa Talangsari, Lampung 1998; peristiwa penembakan misterius 1982-1985; peristiwa Trisakti, Semanggi I dan Semanggi II; peristiwa kerusuhan Mei 1998.

Selain itu juga peristiwa penghilangan orang secara resmi paksa 1997-1998; peristiwa Wasior dan Wamena; peristiwa simpang KAA 3 Mei 1999 di Provinsi Aceh; serta peristiwa rumah Geudong dan Pos Sattis di Provinsi Aceh.
 
Komnas HAM mendorong Jaksa Agung untuk menyelesaikan sembilan berkas pelanggaran HAM berat itu setelah sebelumnya dikembalikan ke Komnas HAM. Hal itu penting sebagai komitmen pemerintah menyelesaikan kasus HAM masa lalu. (Bryant Gozali)




(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.