KPU Sebut Format Debat Pilpres Lebih Interaktif

Whisnu Mardiansyah - 10 Januari 2019 16:02 wib
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman--Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.

Jakarta: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan format debat pilpres tahun ini berbeda dari pemilu-pemilu sebelumnya. Debat bakal diisi lebih interaktif, dan banyak adu argumen serta gagasan pasangan calon presiden dan wakil presiden.

"Debat ini akan sedikit berbeda dengan dulu. Sekarang hebatnya jauh lebih terasa alur debatnya. Karena sejak segmen pertama, pertanyaan itu sudah ditanggapi dan menjawab pertanyaan," kata Arief di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 10 Januari 2019.

Arief menjelaskan sejak segmen pertama hingga kelima, para penonton sudah disuguhi dengan debat antar pasangan calon. Bukan sekedar pemaparan visi-misi dan program.

"Beda dengan dulu, kalau dulu kan awal-awalnya hanya pertanyaan-pertanyaan. Kalau sekarang sejak awal debat," ucapnya.

Arief menegaskan format debat dibuat dengan porsi seimbang untuk kedua pasangan calon. Masing-masing pasangan calon diberi satu segmen khusus untuk mencecar pertanyaan ke paslon lainnya.

"Segmen dua dan tiga pertanyaan dari panelis dan segmen empat dan lima pertanyaan dari masing-masing kandidat. Lalu publik mengatakan ini kan sepeti guyonan tidak, karena pertanyaan ada dari masing-masing kandidat," jelasnya.

Baca: Bocoran Kisi-Kisi Debat Capres Detail Jawab Persoalan

KPU memutuskan lima tema debat pada Pilpres 2019. Keputusan itu disepakati KPU bersama tim kampanye paslon capres-cawapres nomor urut 01 dan 02.

Debat pertama mengenai Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), korupsi, terorisme. Kedua, energi dan pangan, Sumber Daya Alam dan lingkungan hidup, infrastruktur.

Debat ketiga mengenai pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan kebudayaan. Tema debat keempat, ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, dan hubungan Internasional.

"Debat kelima, ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, perdagangan dan industri," imbuh Arief.


(YDH)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.