Partisipasi Pemilih di Belanda Pecahkan Rekor

    Theofilus Ifan Sucipto - 15 April 2019 12:41 WIB
    Partisipasi Pemilih di Belanda Pecahkan Rekor
    Kotak suara. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
    Jakarta: Partisipasi pemilih Pemilu 2019 di Belanda meningkat drastis. Di 2014, partisipasi warga dalam yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) hanya 2.328 orang, sedangkan di 2019 mencapai 4.530 orang.

    "Itu berarti meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan dengan Pilpres 2014," kata Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Den Haag, Moeljo Wijono, dalam keterangan tertulis, Senin, 15 April 2019.
    Menurut dia, para pemilih datang dari seluruh pelosok Belanda. Mereka antusias mendatangi TPS sejak pukul 09.00 waktu setempat untuk menyalurkan hak pilihnya di tengah cuaca yang dingin meskipun sudah memasuki musim semi.

    Ini, kata Moeljo, adalah pertama kalinya partisipasi pemilih di Belanda berhasil mencapai target Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni 50 persen partisipasi pemilih di luar negeri. PPLN mengkalkulasi dari 11.744 pemilih yang terdaftar di daftar pemilih tetap luar negeri (DPTLN) Belanda, sebanyak 6.000 lebih memberikan suaranya.

    Selain dari TPS, pemilih menyalurkan suaranya melalui pos, yang sampai pada 13 April 2019 yang sudah berjumlah lebih dari 1.400 orang. Panitia sangat mengapresiasi warga yang sangat bersemangat menyalurkan hak pilihnya.

    "Pemilu tahun 2019 adalah rekor pemilih terbanyak sepanjang pemilu diadakan di Belanda," imbuh Moeljo.

    Anggota PPLN Den Haag, Yance Arizona, menyampaikan ini kali pertama PPLN mengadakan pemungutan suara di Sekolah Indonesia Den Haag, bukan di KBRI. PPLN telah gencar menyosialisasikan kepada pemilih dengan mengikuti kegiatan warga dan mahasiswa Indonesia di Belanda lebih dari satu tahun terakhir. 

    Baca: Surat Suara Tercoblos di Malaysia Belum Dihitung

    Selain itu, para pemilih di Belanda juga diberi sarana untuk menarik minat pemilih. Misalnya, kata dia, PPLN juga menyediakan tiga unit bus untuk sebelas kali penjemputan pemilih dari Den Haag Centraal Station menuju ke TPS yang membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

    "Kami juga melakukan inovasi seperti pendaftaran pemilih secara online dan penggunaan barcode untuk para pemilih yang telah memiliki formulir C6 sehingga proses pendataan berlangsung lebih cepat," tutur dia. 

    Pemungutan suara di Den Haag akan dilanjutkan dengan penghitungan suara pada Rabu, 17 April 2019, bersamaan dengan pemungutan dan penghitungan suara di Indonesia. Hal ini dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku agar hasil pemilu di luar negeri, termasuk di Belanda tidak memengaruhi pemilih yang di Tanah Air.

    Sebanyak 2,06 juta orang terdaftar sebagai pemilih luar negeri. Jumlah itu setara 1,07 persen dari total DPT, yakni 192 juta orang. Pada Pemilu 2014, pemilih luar negeri yang menggunakan hak suaranya tercatat 677.857 orang.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id