Kelompok 'Setan Gundul' di Luar Koalisi Prabowo-Sandi

    M Sholahadhin Azhar - 06 Mei 2019 15:39 WIB
    Kelompok 'Setan Gundul' di Luar Koalisi Prabowo-Sandi
    Ketua divisi advokasi Demokrat Ferdinand Hutahaean. MI/Bary Fathahilah.
    Jakarta: Ketua divisi advokasi Demokrat Ferdinand Hutahaean membeberkan 'setan gundul' yang dimaksud Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief. Menurutnya, ungkapan itu merujuk ke kelompok di luar koalisi adil dan makmur.

    "Ya iya lah (di luar koalisi)," ujar Ferdinand saat dihubungi, Senin, 6 Mei 2019.

    Baca: Koalisi Prabowo Disebut Banyak Diisi 'Setan Gundul'

    Motif setan gundul ini, kata dia, memberikan data tak akurat ke Prabowo sehingga salah langkah. Ferdinand tak membeberkan detail maksud pernyataan salah langkah itu. Namun salah satu yang mengemuka yakni klaim kemenangan 62 persen.

    Ferdinand tak ingin berspekulasi tentang setan gundul yang dimaksud Andi. Ferdinand menyebut idiom itu dialamatkan pada mereka yang sengaja mencelakai persepsi Prabowo tentang kemenangan.

    "Ini justru Andi Arief jadi teman yang baik bagi Prabowo, dia menegur karena ada yang salah ada yang tidak benar, ada yang sesat," imbuh dia.

    Ferdinand menegaskan dirinya tak tahu menahu mengenai siapa 'setan gundul' sebenarnya. Ia hanya menegaskan ungkapan itu dialamatkan bagi kelompok di luar partai koalisi.

    "Masalah siapa orangnya dia bilang dia enggak tahu, 'tapi saya bilang saya anggap dia setan gundul', itu yang disampaikan," ujar Ferdinand.

    Sebelumnya, politikus Demokrat Andi Arief menyebut ada kelompok 'setan gundul' di koalisi Prabowo-Sandi. Kelompok ini diduga pembisik Prabowo menang 62 persen di Pilpres 2019.

    Baca: 'Setan Gundul' Disebut Bakal Merusak Citra Prabowo

    Andi mulanya mengatakan, dalam koalisi Adil dan Makmur hanya ada Partai Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, dan Berkarya. Namun, dalam perjalanannya muncul elemen yang dinamai Andi sebagai 'setan gundul' di dalam koalisi. Namun, Andi tak menyebut pasti siapa kelompok 'setan gundul' yang dimaksud. 



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id