• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.058.936.361

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Politik Genderuwo Tak Ditujukan ke Prabowo

Arga sumantri - 09 November 2018 14:30 wib
Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir
Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding. Foto: MI/Irfan.

Jakarta: Masyarakat diminta tidak menafsirkan politik genderuwo yang diucapan Presiden Jokowi untuk menyerang Prabowo Subianto. Sindirian itu disampaikan Jokowi untuk para politikus yang menebar ketakutan.
 
"Menurut saya (ditujukan) seluruh politikus bahkan seluruh orang," kata Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding saat dihubungi, Jumat, 9 November 2018.
 
Istilah politik genderuwo, kata Karding, bisa ditujukan bagi seluruh politikus, atau pemimpin yang kerap menebar ketakutan. Namun, ia tak bisa menyalahkan publik kalau istilah itu ditafsirkan untuk Prabowo.
 
"Kalau Pak Prabowo sering melontarkan pesimisme, pernyataan yang agitator dan propagandis terkait hal-hal yang menakutkan, mungkin salah satu yang dimaksud, salah satunya Pak Prabowo," ucap Karding.

Baca: Oposan Diminta tak Membuat Panik Masyarakat soal Rupiah

Bagi Karding, istilah itu dilontarkan Jokowi untuk mengingatkan semua pihak mengisi proses demokrasi dengan memberikan pendidikan politik yang baik. Sebagai pemegang mandat kedaulatan, rakyat harus diasupi pernyataan yang mudah dicerna akal sehat.
 
"Sesuai dengan adat kebudayaan kita, dan tentu memiliki makna optimisme ke depannya," ucap Ketua DPP PKB itu.
 
Boleh jadi, kata Karding, istilah itu sebagai bentuk kekhawatiran Jokowi sebagai kepala negara. Jokowi khawatir masyarakat dijejali pernyataan politikus yang remeh-temeh.
 
"Dalam artian tidak penting. Karena menjadi bagian terpenting dari proses demokrasi, maka masyarakat harus terlibat secara penuh dan mendapatkan pendidikan politik yang baik dari pemimpin-pemimpinnya yang dicontoh," pungkasnya.


(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.