KPU Pastikan Kerahasian DP4 Pilkada Serentak 2020

    Theofilus Ifan Sucipto - 19 Juni 2020 13:04 WIB
    KPU Pastikan Kerahasian DP4 Pilkada Serentak 2020
    Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra. Medcom.is/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal meningkatkan proteksi data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) Pilkada Serentak 2020. Ini agar kejadian data pemilu bocor di dunia maya tidak kembali terulang.

    “Kita akan bekerja semaksimal mungkin untuk itu,” kata komisioner KPU Ilham Saputra kepada Medcom.id, Jumat, 19 Juni 2020.

    Ilham mengatakan KPU telah berupaya memproteksi DP4 sejak Pemilu 2019. “Caranya dengan membintangi empat nomor induk kependudukan (NIK) terakhir,” papar dia.

    Ilham mengaku kebocoran data penduduk di dunia maya sempat terjadi. Namun, data yang bocor merupakan data lama.

    “Yang bocor itu data 2014. Dari Pemilu 2019 kita sudah memproteksi data itu,” ucap dia.

    Kementerian Dalam Negeri telah menyerahkan penambahan DP4 untuk Pilkada Serentak 2020. Data tersebut digunakan KPU sebagai rujukan daftar pemilih tetap (DPT).

    (Baca: DP4 Pilkada Serentak 2020 Berjumlah 105,8 Juta)

    Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan KPU menjaga kerahasiaan data tersebut. DP4 berisi identitas pribadi dari 105.852.716 warga Indonesia.
     
    "Mari kita jaga kerahasiaan system security karena data ini menyangkut hak privasi (pemilih)," tegas Tito dalam sambutan penyerahan DP4 secara virtual, Kamis, 18 Juni 2020.

    DP4 KPU dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 bocor di dunia maya. Akun Twitter spesialis pengawasan dan perlindungan data mengungkap data 2,3 juta penduduk Indonesia bocor di dunia maya. Akun @underthebreach mengungkap seseorang telah membagikan data mentah berisi nama, alamat, NIK, dan nomor Kartu Keluarga (KK).
     
    "Aktor membocorkan informasi 2,3 juta warga negara Indonesia," tulis akun @underthebreach, Kamis malam, 21 Mei 2020.
     
    Data dibagikan seseorang dari kelompok tertentu di sebuah forum. Data diduga milik KPU karena kop surat data bertuliskan daftar pemilih tetap untuk Pemilihan Umum 2014.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id