Tips Knowledge

    Menyalakan Lampu Motor Siang Hari Bikin Aki Cepat Soak?

    M. Bagus Rachmanto - 20 Februari 2020 11:25 WIB
    Menyalakan Lampu Motor Siang Hari Bikin Aki Cepat Soak?
    Waspada dan jaga konsentrasi saat berkendara. MI/Ramdani
    Jakarta: Aturan lampu utama sepeda motor wajib dinyalakan pada siang hari dilatarbelakangi tingginya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan pengendara sepeda motor. Lampu utama sepeda motor wajib dinyalakan pada siang hari bertujuan mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas. 

    Aturan itu tertuang dalam Pasal 107 Ayat 2 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Lampu yang menyala diyakini bisa membuat pengendara konsentrasi. 

    Terlebih berdasarkan catatan kepolisian jumlah korban kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal mencapai lebih 60 persen disebabkan pengendara sepeda motor. Faktor utama kecelakaan itu adalah sikap pengendara yang lalai, melanggar, tidak mengetahui aturan, dan tidak terampil berkendara.

    Meski bukan hal baru, namun sebagian orang masih beranggapan bahwa menyalakam lampu motor di siang hari dapat membuat aki atau baterai cepat rusak atau soak. Apalgi jika terus menerus dinyalakan sepanjang siang hingga malam.

    Seperti dilansir laman Suzuki, selama pengisian aki dari spull normal dan bagus, menyalakan lampu motor di siang hari tidak akan mempengaruhi ketahanan aki. Untuk diketahui, untuk menjaga bohlam atau lampu sepeda motor lebih awet, jangan menghidupkan mesin langsung ke rpm atau putaran mesin tinggi, hal itu bisa menyebabkan bohlam atau lampu putus.

    Saat menghadapi musim hujan seperti sekarang ini, biker diimbau ekstra hati-hati dan selalu menjaga konsentrasi ketika berkendara. 

    Sebaiknya sebelum berkendara agar biker memeriksa bagian lampu, apakah semua berfungsi dengan baik. Tujuannya untuk membantu Anda melihat di jarak pandang yang terbatas karena hujan, dan agar pengendara lain melihat motor Anda. Diimbau untuk tetap menyalakan lampu utama meskipun siang hari.

    Kemudian cek kondisi tekanan angin ban dan kedalaman alur ban. Tekanan angin ban yang cukup dan alur ban yang masih baik akan menghindari motor tergelincir atau slip pada saat hujan.
     
    Periksa juga komponen kendaraan seperti setang, rem, gas maupun kopling apakah sudah dalam kondisi baik. Penting untuk merawat ekstra selama musim hujan, untuk mengantisipasi keadaan darurat atau akibat kesalahan orang lain yang dapat menyebabkan kecelakaan.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id