Tips Otomotif

    Biar Tidak Tersesat, Begini Cara Menggunakan Peta Digital

    Ekawan Raharja - 11 Juni 2021 14:00 WIB
    Biar Tidak Tersesat, Begini Cara Menggunakan Peta Digital
    Ilustrasi. Auto2000



    Jakarta: Hingga sekarang ini masih sering terdengar para pengemudi mobil yang menemui jalan buntu, masuk ke jalan yang sangat kecil, hingga masuk ke area persawahan. Padahal para pengemudi tersebut mengikuti petunjuk yang diberikan oleh peta digital.
     
    Lantas bagaimana cara meminimalisir tersasar akibat menggunakan peta digital. Auto2000 membagikan 5 cara menggunakan peta digital untuk meminimalisir tersesat di jalan.
     

    1. Atur Peta Sesuai Kebutuhan

    Pastikan pengemudi sudah mengatur peta digital sesuai kebutuhan. Paling mudah adalah memastikan moda transportasi yang dipakai adalah mobil, sehingga tidak diarahkan melalui jalan sempit yang hanya pas untuk sepeda motor atau pejalan kaki. Pelajari pula menu dan fitur lainnya seperti pilihan menggunakan jalan tol.
     

    2. Pelajari Rute yang Dipilih

    Ini merupakan langkah paling penting yang wajib dijalankan. Sehabis memasukkan alamat yang dituju, jangan langsung meluncur menuju lokasi. Baca terlebih dahulu rute yang ditunjukkan oleh peta digital untuk mengetahui akan diarahkan lewat mana untuk memberikan gambaran rute yang ditunjukkan guna mencegah tersesat.
     
    Lihat juga apakah rutenya melalui jalan besar atau kecil, termasuk apakah jalannya berliku tanpa henti? Jika ya, hampir pasti pengemudi diarahkan melalui rute perbukitan. Jangan sampai bingung, perhatikan kondisi kemacetan jalan yang ditandai oleh warna lajur yang diberikan. Pelajari rute alternatif berwarna abu-abu, siapa tahu justru rutenya lebih familiar, nyaman, dan cepat.

     

     

    3. Ikuti Peta dan Tetap Waspada

    Usahakan untuk fokus melihat ke arah jalan dan tidak terlalu sering melempar pandangan ke layar ponsel karena berbahaya. Pengemudi bisa lebih fokus ke perintah suara yang keluar beriringan dengan arah yang dituju dari aplikasi peta digital sehingga konsentrasi mengemudi tidak terganggu. Jangan berbuat seenaknya seperti melawan arah atau memaksa keluar di pintu tol yang sudah kelewatan.
     

    4. Lihat Patokan atau Legenda

    Umumnya, peta digital menyediakan legenda-legenda yang memudahkan ketika membaca peta dan bisa dijadikan sebagai patokan arah jalan. Selain itu, perhatikan juga rambu penunjuk arah yang tersedia. Jangan percaya 100 persen pada peta digital, sebaiknya pelajari rambu yang ada mengingat akurasi aplikasi peta digital di Indonesia masih harus ditingkatkan.
     

    5. Bertanya Kepada Warga Sekitar

    Tidak perlu ragu untuk bertanya pada warga sekitar bila rute yang ditempuh dirasa menyesatkan atau membuat bingung. Seperti, jika jalan diarahkan menuju pematang sawah atau masuk ke jalan sempit.
     
    Waspadai juga kalau diarahkan menuju wilayah hutan atau perbukitan yang jarang dilalui oleh mobil. Apalagi jika waktu sudah menjelang malam, bertanya pada warga setempat merupakan langkah paling bijak.



    (ERA)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id