Safety Riding

    Minimalkan Risiko Kecelakaan dengan Posisi Berkendara Aman

    M. Bagus Rachmanto - 17 Juni 2020 11:53 WIB
    Minimalkan Risiko Kecelakaan dengan Posisi Berkendara Aman
    Aplikasikan posisi berkendara yang aman dan nyaman ketika berkendara sepeda motor. Forwot
    Bandung: Berkendara sepeda motor tentu sudah menjadi kegiatan sehari-hari bagi banyak kalangan di Indonesia. Ketika mengendarai si kuda besi tentu pengendara harus tahu bagaimana posisi berkendara yang baik dan benar, supaya dapat mengendalikan secara maksimal kendaraan dan meminimalisir risiko kecelakaan.
     
    Instruktur Safety Riding PT Daya Adicipta Motora, Aldea Henry, memberitahukan ada tujuh posisi berkendara yang benar. Ketujuh posisi ini harus diaplikasikan setiap bepergian dengan sepeda motor agar perjalanan semakin aman, seperti dikutip dari situs resmi Honda.
     
    Di mulai dari pandangan mata yang harus ke depan dengan tujuan untuk menganalisa kondisi jalan yang ada di depan. Jangan terpaku dengan kondisi jalanan saja, namun juga harus bisa memprediksi bahaya-bahaya yang mengintai selama perjalanan. Seperti contoh ketika menjelang perempatan, perlahankan laju kuda besi dan melihat ke berbagai arah jalan.

    Posisi selanjutnya adalah posisi tangan dengan tiga titik yang harus diperhatikan yakni pundak, lengan, dan jari. Kondisi pundak harus rileks dengan lengan membentuk sudut agar tangan bisa meredam gerakan motor jikalau pengendara menemui jalan tidak rata dan rusak. Lengan pun jangan tegang dan tegak lurus, maka kemampuan untuk meredam sangat minim.
     
    Bagian yang tak kalah penting adalah jari-jemari. Saat berkendara, semua jari tangan secara penuh menggenggam handgrip. Jangan membiasakan memposisikan seluruh jari berada di tuas rem atau kopling. Cukup satu dua jari saja nih.
     
    Saat akselerasi, seluruh jari ada di grip gas. Kemudian saat melakukan pengereman, lakukan pengereman dengan empat jari.
     
    Tahap berikutnya adalah posisi duduk harus senyaman mungkin dan idealnya di tengah jok. Jangan terlalu maju ke ujung jok bagian depan, atau jangan pula terlalu mundur ke belakang yang membuat badan jadi merunduk. Usahakan juga lutut selalu menempel di tangki ketika menggunakan motor sport.
     
    Buat pengendara skuter matik, kaki harus berada di bagian dek. Sering ditemui di jalanan, ada juga pengendara skuter matik yang memposisikan kakinya di footstep belakang dan hal tersebut ternyata cukup mempengaruhi handling dan berefek akan membuat kaki cepat pegal sebab posisi kaki pengendara di motor skuter matik memang tidak dirancang seperti itu.
     
    Nah sudah tahu posisi berkendara sepeda motor yang baik dan benar. Yuk, kita praktekkan ketika berkendara sepeda motor kesayangan!
    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id