Safety Driving

    Berkendara di Belakang Truk? Wajib Tambah Jarak Aman

    M. Bagus Rachmanto - 07 Juli 2020 11:54 WIB
    Berkendara di Belakang Truk? Wajib Tambah Jarak Aman
    Jaga jarak aman saat berkendara terutama di belakang truk besar. Dok.MI
    Jakarta: Saat berkendara di jalan kita akan berhadapan dengan beragam kendaraan, baik yang berukuran kecil seperti sepeda motor dan truk yang punya badan besar. Namun perlu diwaspadai saat kita mengemudi di belakang truk, karena memiliki risiko tersendiri.
     
    Pemilik salon mobil Details Auto yakni Marcello menceritakan pengalamannya tentang berkendara di belakang truk. Ia menyarankan, agar sebisa mungkin menghindari atau menjaga jarak aman mobil saat berkendara di belakang truk besar. Pasir dan kerikil yang terbawa oleh truk tersebut bisa terpental bikin mobil rusak.
     
    "Hindari berkendara dengan jarak normal seperti mobil-mobil penumpang dengan truk-truk besar. Butiran batu, pasir, dan material lainnya bisa terlempar ke kaca depan kita dan bodi mobil, yang menyebabkan kaca bisa pecah/retak dan cat mobil bisa bintik-bintik/rusak," terang Marcello di Jakarta beberapa waktu lalu.

    Dijelaskan pula oleh Training Director The Real Driving Center Marcell Kurniawan, bahwa cara menjaga jarak aman kendaraan adalah menggunakan teknik jarak 3 detik. 

    "Jaga jarak aman kendaraan lakukan three second rule. bahkan kalau hujan atau jalanan basah, tambahkan detik ekstra dari tiga detik menjadi empat detik," kata Marcell.
     
    Hal ini dikarenakan saat jalanan licin, maka daya cengkram ban akan berkurang. Belum lagi beban berat yang dibawa turut mempengaruhi jarak pengereman. Maka diperlukan jarak yang lebih lebar, terutama saat kondisi hujan atau jalanan licin. Jadi mulai sekarang jaga jarak aman saat berkendara, selain menghidari lemparan material dari truk, jarak pengereman juga lebih aman.

    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id