Mobil Bekas

    Waspada Beli Mobil Bekas Tabrakan

    M. Bagus Rachmanto - 23 Juni 2020 10:48 WIB
    Waspada Beli Mobil Bekas Tabrakan
    Membeli mobil bekas tabrakan parah tidak aman untuk keselamatan. Medcom.id/Ekawan Raharja
    Jakarta: Membeli mobil bekas bagi sebagian kalangan merupakan solusi untuk memiliki mobil dengan harga yang lebih miring. Namun perlu diingat bahwa pastikan mobil bekas yang dibeli tidak pernah mengalami kecelakaan berat.
     
    Mobil yang sudah pernah mengalami kecelakaan berat, khususnya kerusakan di sasisnya, tidak akan bisa kembali normal 100 persen. Berbicara soal kenyamanan pun sudah pasti tak akan nyaman untuk digunakan.

    "Mobil kalau keluar dari pabrikkan presisi sekali, titik beratnya jelas. Jadi sudah pasti aman untuk dikendarai. Tapi jika sudah mengalami kecelakaan dan kena stuktur bodi, maka mobil itu sudah pasti tidak presisi lagi dan berbahaya," jelas Presiden Direktur Mobil88, Halomoan Fischer, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
     
    Mobil yang sudah tidak presisi dan strukturnya sudah pasti tidak aman untuk dikendarai. Terlebih dipacu dengan kecepatan tinggi, bisa saja mobil goyang dan bisa menyebabkan kecelakaan.

    Mengecek kondisi struktur mobil bekas kecelakaan parah atau tidak tentu saja bukan perkara mudah. Diperlukan pengamatan yang cermat serta sudah pasti paham mengenai mobil untuk memeriksa kondisinya.

    "Melihatnya memang sulit karena memang harus detail. Misalnya bila pintu dibuka dan ada strukturnya, itu kita lihat apakah ada perbaikan atau tidak. Jadi kalau pun mobil kecelakaan samping tapi tidak kena struktur, tidak masalah,” tambahnya.
     
    Owner Showroom Kim Motor, Dendy, menyarankan untuk memeriksa bagian lipatan-lipatan pintu mobil kap mesin. Jika seal asli masih ada, mobil berarti tidak penah mengalami tabrakan parah.
     
    "Kalau anda kurang yakin, sebaiknya memanggil montir untuk memeriksa lebih lanjut. Jika semua pemeriksaan tidak menemukan masalah, selanjutnya ke tahap test drive. Hal ini untuk mencoba performa mesin dan kaki-kaki," terang Dendy di kesempatan terpisah.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id