Alasan Jangan Membeli Mobil Bekas Banjir

    M. Bagus Rachmanto - 07 Januari 2020 08:33 WIB
    Alasan Jangan Membeli Mobil Bekas Banjir
    Pastikan Anda tidak membeli mobil bekas yang pernah terendam banjir. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
    Jakarta: Banyak hal yang harus Anda pertimnbangkan sebelum membeli mobil bekas/seken. Terlebih di musim hujan yang mengakibatkan banjir dimana-mana. Jangan asal dalam memilih, salah-salah Anda membeli mobil yang bekas terendam banjir.
     
    Untuk itu sebelum membeli mobil bekas wajib mengetahui kondisi mobil yang Anda pilih. Untuk itu penting menengok dulu sejumlah bagian mobil, sebagai bahan pertimbangannya.
     
    "Hal pertama-tama yang perlu diperhatikan adalah kelengkapan surat kendaraan atau dokumen mobil yang akan anda beli asli (BPKB, STNK, Faktur) dan lakukan cek fisik nomor mesin dan nomor rangka kendaraan anda di Samsat untuk mengetahui keabsahan fisik dan dokumen kendaraan sesuai sehingga tidak menimbulkan masalah dikemudian hari," kata Dendy Lim, pemilik shoowroom mobil bekas Kim Motor, di Bekasi Barat saat berbincang dengan Medcom.id, beberapa waktu lalu.

    Setelah itu, menurut pria yang disapa Kim ini, calon pembeli bisa melanjutkan cek fisik kendaraan. Fisik kendaraan yang perlu diperiksa seperti badan mobil tidak penyok dan bukan bekas tabrakan dengan melihat tulang-tulang, rangka/chasis mobil.
     
    Periksa lipatan-lipatan pintu mobil dan kap mesin. Apabila masih terdapat seal yang asli, itu menandakan kendaraan tidak pernah mengalami tabrakan parah.
     
    Periksa karpet mobil, dek kendaraan di semua sisi hal ini untuk melihat apakah kendaraan pernah terendam banjir atau tidak. Kendaraan yang pernah terendam banjir akan berkarat dan terdapat kotoran di celah-celah lipatan meskipun kendaraan tersebut telah dibawa ke salon mobil.
     
    Interior mobil merupakan hal yang mendukung kenyamanan anda saat berkendara, pastikan interior masih dalam keadaan orisinil (asli) dashborad tidak ada yang pecah/retak, setir, plafon, serta jok mobil dalam kondisi utuh dan bersih.
     
    "Bila anda menjualnya kembali. Kendaraan bekas yang memiliki interior asli akan memiliki nilai jual lebih tinggi dari pada yang telah diubah atau kustom," katanya.
     
    Periksa mesin kendaraan pastikan dalam keadaan kering tidak ada oli yang menetes atau rembes. Kondisi mesin yang terdapat tetesan atau rembesan oli dipastikan akan butuh perbaikan segera.
     
    Jika kurang yakin, disarankan memanggil montir untuk pengecekan kondisi mesin. Jika semua pengecekan anda nilai tidak bermasalah tahap akhir silahkan lakukan test drive untuk mengetes peforma mesin dan kaki-kaki.
     


    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id