Safety Riding

    Faktor yang Meningkatkan Risiko Kecelakaan Pengendara Motor

    M. Bagus Rachmanto - 27 Desember 2019 13:19 WIB
    Faktor yang Meningkatkan Risiko Kecelakaan Pengendara Motor
    Pemilihan wana cerah lebih mudah terlihat. Motorcyclist
    Jakarta: Sepeda motor sudah menjadi salah satu transportasi alternatif yang banyak digunakan masyarakat Indonesia. Hal ini juga menyebabkan tingginya populasi sepeda motor. Mirisnya, tidak sedikit pengguna sepeda motor yang terlibat kecelakaan di jalan.

    Kecelakaan yang terjadi di jalan disebabkan beberapa faktor. Bisa karena kesalahan pengendara maupun yang disebabkan oleh hal lain. Bahkan tak jarang kecelakaan terjadi akibat pengendara motor tidak terlihat oleh pengendara mobil, bus, atau truk. Ada cara untuk menghindari hal itu. Berikut ini beberapa tips seperti dilansir dari Motorcyclist.
     
    Jangan Bersembunyi

    Pilih jalur yang mampu membawa Anda ke area terbuka. Dengan begitu pengendara lain bisa melihat Anda dengan mudah. Ini berarti jangan membuntuti mobil serta berkendara terlalu ke kiri atau ke kanan.

    Bergerak di Satu Jalur
    Sebaiknya pengendara motor tidak sering pindah jalur. Hal ini untuk mencegah efek blind spot.Pantulan sinar lampu di kaca spion akan membantu pengendara lain mendeteksi keberadaan pemotor.
     
    Gunakan Warna Cerah
    Menggunakan perlengkapan berkendara dengan warna cerah seperti hijau muda, jingga, dan merah ternyata ikut menyelamatkan nyawa. Akan lebih baik jika ada material reflektif di perlengkapan yang digunakan.
     
    Bersuara
    Gunakan klakson sebagai alat berkomunikasi dengan pengendara lain.
     
    Selalu Siaga
    Bersiap melakukan manuver kala dibutuhkan. Selain itu, pastikan pandangan Anda secara luas. Lalu, berkendara dengan kecepatan sewajarnya.

    Untuk mencegah dan meminimalisir risiko kecelakaan, pengendara motor wajib menjaga jarak aman dengan kendaraaan lain. Hal ini penting dilakukan agar biker bisa bermanuver saat menyalip truk dan bus terutama jika ada jalan berlubang.

    Menjaga jarak juga bisa menghindarkan pengendara yang ada di belakang saat mau menyalip/mendahului. Selain itu, langkah tersebut juga memberi ruang kepada biker untuk menghindar lebih cepat jika ada material yang terjatuh dari truk pengangkut.
     
    Mengutamakan keselamatan di jalan adalah hal yang sangat penting, oleh karena itu agar biker tidak menyalip kendaraan besar yang sedang berbelok. Biker juga perlu memberikan tanda (klakson/lampu) saat menyalip, fungsinya untuk memberitahukan keberadaan Anda karena kemungkinan tidak terlihat oleh sopir truk/bus.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id