Tips Knowledge

    2 Tipe Shockbreaker Belakang Sepeda Motor

    M. Bagus Rachmanto - 29 Juli 2020 12:41 WIB
    2 Tipe Shockbreaker Belakang Sepeda Motor
    Pahami shockbreaker yang biasa dipasang pada bagian roda belakang. Suzuki
    Jakarta: Tak berbeda jauh seperti yang terpasang di bagian depan sepeda motor. Sebagai fitur kenyamanan, shockbreaker yang biasa dipasang pada bagian roda belakang mempunyai 2 jenis. Jenis pertama disebut twin shock atau dual shock, dan jenis kedua adalah monoshock.

    Tipe dual shock
    Jenis pertama disebut twin shock karena dipasang pada bagian kiri dan kanan mengapit roda belakang motor. Tipe suspensi ini biasanya ada pada motor yang sering membawa beban berat.

    Tipe dual shock muncul pada saat produksi motor secara masal dan dibuat dengan tujuan untuk menampung beban berat serta melalui area lintasan yang kasar. Dengan adanya twin shock diharapkan beban yang dibawa akan lebih menemukan keseimbangan.

    Penggunaan twin shock juga dipercaya meminimalisir guncangan akibat jalanan yang kasar. Sehingga, akan tetap nyaman ketika melaju dengan kecepatan tinggi. Namun rupanya, hal ini menimbulkan dampak negatif pada motor yaitu load pada masing-masing shock terkadang berbeda.

    Dalam hal ini diantara kelebihan twin shock adalah mampu menopang berat beban lebih maksimal dan seimbang. Tentu saja karena titik bebannya pun bisa lebih merata. Di samping itu, biaya perawatan untuk jenis ini juga lebih terjangkau.

    Namun demikian, tetap ada kekurangan yang menyertainya. Diantara kekurangannya adalah, load masing-masing shock akan berbeda. Selain itu, bagian belakang akan oleng saat kecepatan tinggi dan keseimbangan dalam berkendara pun sulit diatur.

    Tipe Monoshock
    Seiring perkembangan dunia otomotif, suspensi belakang semakin efisien dengan adanya monoshock. Model monoshock akan mempermudah terutama pada saat handling. Itu sebabnya, hampir semua motor sport menggunakan tipe suspensi monoshock.

    Pada suspensi monoshock ada 2 jenis lagi, yaitu tipe langsung dan tipe link. Tipe langsung merupakan tipe shockbreaker yang langsung dipasang tanpa perantara apapun pada chasis dan arm. Hanya saja, jenis monoshock ini tidak efektif untuk membawa beban berat.

    Jenis monoshock yang lain adalah tipe link. Pada tipe ini, terdapat batang penghubung sebagai perantara yang akan membantu peredaman saat melintasi lintasan yang kasar. Fungsi dari penghubung ini semacam untuk mempertahankan ketinggian motor agar tidak ambles saat membawa beban.

    Monoshock ini memiliki beberapa keunggulan. Diantaranya adalah  pada saat berbelok, motor tetap stabil, handling motor menjadi lebih baik, dan mudah saat dilakukan setting.

    Meski saat ini tipe monoshock lebih banyak digunakan, terdapat beberapa kelemahan juga yang harus disadari. Diantaranya adalah kurang efektif pada saat membawa beban berat, umur pemakaian yang lebih pendek, dan biaya perawatan cenderung lebih mahal.

    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id