Tips Mobil

    7 Kiat Menghindari Mobil Terbakar

    Ekawan Raharja - 29 Juli 2020 07:59 WIB
    7 Kiat Menghindari Mobil Terbakar
    Ada banyak hal yang bisa menyebabkan mobil terbakar. Medcom.id/Ekawan Raharja
    Jakarta: Kejadian mobil terbakar di jalan atau sedang parkir acap ditemui di berbagai situasi dan tempat. Sebagai pemilik mobil tentu harus memahami penyebab-penyebabnya dan memperkecil resiko mobil bisa terbakar.
     
    4W, 2W & Marine Service Director, PT Suzuki Indomobil Sales, Riecky Patrayudha, menjelaskan untuk mobil-mobil baru keluar pabrik sudah dilakukan uji coba untuk kekuatan dan keamanannya. Namun soal kebakaran banyak faktor pemicu terbakarnya mobil tiba-tiba, salah satunya karena hubungan pendek arus listrik.
     
    "Semua sistem mobil sudah didesain dan dilakukan uji coba dari sisi kenyamanan, keselamatan, tenaga, dan kecepatan sesuai jenis mobil. Pemasangan atau penempatan dan kapasitas komponen kelistrikan didesain agar saat terjadi kegagalan sistem kelistrikan tidak terjadi hubungan pendek arus listrik yang dapat menyebabkan mobil terbakar," jelas Riecky Patrayudha melalui keterangan resminya.
     
    Dia pun membeberkan 7 kiat untuk menghindari mobil terbakar, yaitu;
     
    1. Selalu Cek Ruang Mesin
    Terkadang saat kita sedang melakukan pembersihan mesin mobil, kain lap atau material lain tertinggal atau jatuh ke arah knalpot. Hal ini berbahaya karena berpotensi menimbulkan kebakaran. Maka dari itu, selalu cek ruang mesin secara teliti apakah ada barang yang mudah terbakar tertinggal sebelum menutup kap mesin.
     
    2. Pastikan Tutup Oli Terpasang Rapat
    Kebakaran bisa juga akibat kebocoran oli karena tutup oli tidak terpasang dengan benar. Hal ini disebabkan karena saat mesin hidup, cipratan oil yang keluar dari lubang pengisian oli berpotensi menetes ke knalpot yang panas dan dapat mengubah percikan oli tersebut menjadi api.  
     
    3. Hati–hati Menginstalasi Kabel dan Konektor Listrik Aksesoris Tambahan 
    Saat memasang aksesori kelistrikan, dianjurkan untuk menggunakan sekering sebagai pengaman karena apabila tidak dihiraukan kabel berpotensi meleleh dan menyebabkan mobil terbakar. Selain itu, sekring yang terpasang jauh dari sumber listrik (baterai) dan terminal konektor yang longgar juga dapat mengakibatkan panas berlebih dan menimbulkan percikan api. Apabila ingin mengubah audio disarankan untuk datang ke dealer resmi dan menggunakan aksesoris resmi karena produk yang dipilih pasti sesuai standar.
     
    4. Hindari Penggantian Headlamp atau Foglamp dengan Daya Watt yang Besar
    Sangat tidak dianjurkan mengganti bohlam headlamp atau foglamp dengan watt yang lebih besar atau menggunakan produk aftermarket yang tidak resmi. Kapasitas watt yang lebih besar dari standar akan menyebabkan baterai/aki terkuras dan berpotensi mengakibatkan panas yang mampu mengakibatkan kebakaran.
     
    5. Pastikan Menempatkan Mobil Jauh dari Bahan yang Mudah Terbakar 
    Hindari menempatkan mobil saat mesin hidup di dekat benda yang mudah terbakar, seperti ranting, sampah, kertas, dan plastik. Apabila benda-benda tersebut menempel ke knalpot, mobil dapat berpotensi terbakar tiba-tiba.
     
    6. Tidak Meninggalkan Powerbank yang Masih Terpasang di Soket Pengisian
    Hindari mengisi daya powerbank melalui soket mobil jika mobil akan ditinggalkan dalam waktu yang lama. Pengisian daya powerbank yang masih terpasang di soket dapat menyebabkan konsleting baterai dan berpotensi meledak.
     
    7. Hati-hati Menyimpan Korek Api di Dalam Mobil
    Tanpa disadari, terkadang kita membawa korek api gas dan menyimpannya di dalam mobil seperti di dasbor atau laci. Apabila terjadi guncangan atau suhu di dalam mobil panas, korek api menjadi mudah meledak.

    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id