Perawatan Kendaraan

    4 Cara Mudah Merawat V-Belt Motor Matic Biar Lebih Awet

    M. Bagus Rachmanto - 11 Agustus 2020 08:32 WIB
    4 Cara Mudah Merawat V-Belt Motor Matic Biar Lebih Awet
    V-belt motor matic memiliki usia pakai hingga 25 ribu kilometer. Medcom.id
    Jakarta: Setelah mengetahui tanda-tanda dan penyebab v-belt mudah putus, Anda juga perlu mengerti dan menerapkan beberapa cara untuk membuat v-belt menjadi lebih awet. Dengan demikian, Anda tidak perlu terlalu sering mengganti v-belt.

    Memberi Cairan Khusus 
    Seperti dilansir laman Suzuki, jika Anda pergi ke bengkel, terdapat cairan-cairan yang akan menunjang umur v-belt agar tidak mudah putus dan tetap awet meski sudah lama digunakan.

    Cairan ini memiliki fungsi sebagai pelancar bagi v-belt. Istilahnya, cairan yang Anda berikan akan membuat v-belt menjadi lebih lengket dan tidak gampang rapuh. Meski demikian, dalam pemberiannya pun perlu menerapkan teknik tertentu. Anda harus memasang cairan pada bagian tepi van belt, bukan di bagian yang bergerigi.

    Hindari Penggunaan Aksesoris Racing
    Aksesoris racing memang dapat membuat motor terlihat jauh lebih keren dan bergaya. Namun,  aksesoris racing juga dapat memberikan efek negatif pada motor Anda. Bagian tambahan pada
    motor yang tidak standar akan membuat komponen lain mengalami kerusakan.

    Terlebih jika aksesoris racing yang digunakan sama sekali tidak memiliki kesamaan dengan  komponen lain pada motor, kerusakan sudah tidak bisa dihindarkan lagi. Sebaiknya, berhati-hatilah dalam memilih aksesoris untuk motor kesayangan Anda.

    Hindari Buka Tutup Gas Secara Agresif
    Sering memutar handle gas gas secara mendadak demi membuat akselerasi motor menjadi lebih cepat sangat tidak disarankan. Lebih baik berkendara dengan perlahan agar v-belt yang digunakan memiliki usia yang lebih panjang. Hal ini dikarenakan v-belt yang terus menerus ditarik secara mendadak sehingga akan memperpendek usia v-belt

    Menggunakan Motor Secara Normal
    Seringkali Kita mengutak-atik motor dan menggunakan motor secara abnormal atau memodifikasinya agar terlihat lebih keren dan bergaya. Faktanya, kebiasaan ini malah membuat motor lebih cepat rusak dan v-belt menjadi tidak normal.

    Van belt merupakan salah satu bagian motor yang memegang peranan penting dan sangat esensial. Tanpa v-belt, motor tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Maka dari itu,  perawatan berkala sangat berguna untuk menghindari adanya kerusakan atau bahkan hingga putus dan membahayakan pengendara.

    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id