Safety rRding

    Trik Berkendara Motor yang Aman di Liburan Akhir Tahun

    M. Bagus Rachmanto - 25 Desember 2019 10:04 WIB
    Trik Berkendara Motor yang Aman di Liburan Akhir Tahun
    Pejalanan jauh pakai sepeda motor pahami dulu tipsnya. Medcom.id
    Jakarta: Menjelang akhir tahun 2019, tidak sedikit masyarakat kita yang sudah merencanakan mengisi liburan, dengan mengunjungi tempat wisata. Tidak hanya menggunakan mobil, tapi juga sepeda motor. Lantaran sepeda motor masih menjadi pilihan transportasi utama masyarakat terutama di perkotaan, bahkan untuk keperluan berlibur.

    Tapi liburan pakai sepeda motor, apalagi menempuh jarak cukup jauh tidak bisa sembarangan. Masyarakat diharap bijak dalam berkendara sehingga terhindar dari kecelakaan, dan dapat menikmati liburan akhir tahun yang menyenangkan bersama keluarga dan orang-orang tersayang.

    Hal pertama adalah kenali fungsi sepeda motor sebagai moda transportasi. Sepeda motor merupakan moda transportasi yang efektif untuk jarak tempuh kurang dari 200 kilometer, untuk kondisi tersebut sepeda motor hanya boleh ditumpangi oleh dua orang dewasa. Selanjutnya jangan membawa muatan melebihi 30 kilogram, dan kondisi sepeda motor harus prima agar tidak rusak dan bikin repot di jalan.

    Apabila Anda berkendara di malam hari, tingkat diperlukan konsentrasi dua kali lipat dibandingkan berkendara di siang hari. Hal ini harus diperhatikan karena tingkat kecelakaan di malam hari lebih tinggi sekitar 13,4 persen, dibandingkan di siang hari yang hanya 10,3 persen.
     
    Chief of Trainer Rifat Drive Labs (RDL), Herry Wahyudi berbagi tips aman dan nyaman liburan akhir tahun dengan kendaraan roda dua. Ini dia selengkapnya.
     
    1. Fungsi Motor sebagai Moda Transportasi
    Sepeda motor sebenarnya dibuat untuk jarak tempuh pendek, kurang dari 200 kilometer. Motor hanya boleh diisi dua penumpang dengan bawaan tidak lebih dari 30 kilogram.

    2. Gunakan Apparel Lengkap
    Gunakan apparel lengkap dan nyaman, seperti helm full face, masker, jaket dengan pelindung dan jas hujan. Apparel yang baik dan aman, sangat penting, karena kecelakaan roda dua mencapai 71 persen dari total kecelakaan di Indonsia.
     
    3. Istirahat yang Cukup
    Setiap perjalanan dua jam, sebaiknya istirahat agar konsentrasi tetap terjaga, menghindari dehidrasi. Kosentrasi pengendara roda dua lima kali lebih besar dibanding pengendara mobil.

    4. Lepaskan Handphone dari Genggaman
    Salah satu kesalahan yang biasa pengendara motor lakukan ketika mengemudi adalah menggunakan telepon genggam. Jangan gunakan handphone saat berkendara dan patuhi aturan lalu lintas, karena akan menganggu konsentrasi, sehingga membahayakan diri sendiri dan pengendara lain. 

    Jangan lakukan 'sirkus' dengan bermain handphone sembari mengendarai sepeda motor. Termasuk mendengar musik menggunakan earphone. Konsentrasi bisa terganggu dan tidak awas dengan kondisi sekitar.
     
    5. Posisi Berkendara 
    Hal yang tidak kalah yang harus diperhatikan adalah posisi berkendara. Berkendara dengan posisi badan yang tepat, posisi badan tidak terlalu condong ke depan dan rileks agar mendapatkan keseimbangan yang sempurna. Seluruh jari menggenggam setang ketika dengan kondisi siap untuk pengereman, serta melaju dengan kecepatan stabil dan tidak kebut-kebutan, posisi badan yang benar sangat penting untuk mengontrol keseimbangan.
     
    6. Nikmati Perjalanan
    Tujuan berlibur untuk bersenang-senang, utamakan keselamatan ketimbang kecepatan. Nikmati pemandangan sepanjang perjalanan juga bisa jadi bagian dari liburan Anda bukan?
     
    Selamat berlibur.
     



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id