Perawatan Kendaraan

    Tiga Hal Penyebab Power Steering Mobil Rusak

    M. Bagus Rachmanto - 13 Februari 2020 13:09 WIB
    Tiga Hal Penyebab Power Steering Mobil Rusak
    Power steering bermasalah, perhatikan beberapa komponen pendukungnya. Instructables
    Jakarta: Semua mobil yang ada sekarang ini sudah dilengkapi dengan power steering untuk mempermudah pengendalian mobil. Tentu saja pemilik mobil harus mencermati kondisi power steering , dan merawatnya dengan baik agar tetap bekerja maksimal.
     
    Power steering dapat meringankan sistem kemudi mobil sehingga meningkatkan kenyamanan ketika berkendara. Terutama ketika hendak berbelok mobil, pengemudi bisa melakukan dengan mudah meski kecepatan mobil berada di kecepatan rendah.
     
    Namun sama seperti komponen lain, power steering juga dapat rusak dengan penggunaan yang lama dan juga perawatan yang kurang baik. Rusaknya power steering, biasanya akan menyebabkan sistem kemudi yang semakin berat dan kurang nyaman ketika digunakan.

    Lantas hal-hal apa saja yang bisa mempercepat umur power steering, seperti dikutip dari laman Mekanikmitsubishi.com?
     
    Kurangnya Tekanan Angin Ban
    Ketika ban memiliki tekanan angin yang kurang, maka gaya gesek yang ditimbulkan antara ban dan jalan akan semakin besar sehingga memperberat laju mobil. Beratnya laju mobil tentu berbanding lurus dengan cara kerja berbagai komponen mesin mobil, tak terkecuali power steering.
     
    Karena kondisi ban yang tak stabil, maka power steering harus bekerja lebih keras lagi untuk mengendalikan pergerakan ban mobil. Jika hal ini dibiarkan atau dilakukan secara berulang-ulang, maka komponen power steering dapat rusak dalam jangka waktu yang tak lama.
     
    Kurangnya Cairan (Pelumas Power Steering)
    Komponen power steering membutuhkan cairan agar mampu berfungsi dengan optimal. Ketika jumlah cairan tersebut berkurang, gaya yang dihasilkan piston juga akan menurun sehingga kemudi mobil akan semakin berat dan power steering tak dapat memberikan kerja optimalnya.
     
    Oleh karena itu, harus rutin mengecek persediaan pelumas di tabung power steering dan menggantinya jika warnanya sudah agak menghitam. Untuk kinerja power steering yang maksimal, jangan biarkan tabung oli memiliki ruang kosong agar oli tak bereaksi dengan udara di sekitar sehingga tak menimbulkan hambatan tertentu.
     
    Kebiasaan Memutar Kemudi Hingga Mentok
    Penyebab rusaknya power steering selanjutnya adalah kebiasaan memutar roda mobil hingga mentok ketika Anda berniat hendak memutar arah. Memutar mobil hingga terdengar bunyi “klak” merupakan salah satu faktor yang mempercepat rusaknya power steering apalagi jika dilakukan secara rutin dan berulang.
     
    Hal tersebut dapat memicu rusaknya rack pinion steer sehingga akan mudah panas. Suhu panas yang ditimbulkan, dapat menyebabkan karet pada steer rawan rusak sehingga perlu diperbaharui.
     
    Jika merasa bahwa komponen power steering sudah mulai rusak, maka dapat membawanya ke bengkel untuk diperbaiki. Perlu diperhatikan kondisi power steering agar selama perjalanan mobil tetap nyaman dan mudah untuk dikendalikan.
     


    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id