Tips Knowledge

    Mengapa Ban Belakang Wajib Diutamakan saat Ganti Baru?

    M. Bagus Rachmanto - 30 Juni 2020 12:41 WIB
    Mengapa Ban Belakang Wajib Diutamakan saat Ganti Baru?
    Hanya mampu ganti dua ban, prioritaskan bagian belakang. HotRod
    Jakarta: Kondisi ban mobil yang sudah tidak layak atau sudah aus sebaiknya segera diganti dengan yang baru, demi menjaga keselamatan berkendara. Namun untuk mengganti ban mobil satu set secara langsung, terkadang tidak semua orang mampu melakukannya.

    Tak heran beberapa pemilik mobil agak bingung bakal memprioritaskan penggantian ban belakang atau ban depan. Namun jika memperhatikan aturan keselamatan berkendaraan, ban belakang mendapat prioritas lebih besar ketimbang ban depan.

    Hal ini juga diungkapkan Direktur SDCI Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana saat ditemui tim Medcom.id di Jakarta beberapa waktu lalu, Ia menjelaskan bahwa memprioritaskan penggantian ban belakang yang baru adalah tindakan tepat.

    Alasannya, karena posisi ban bagian belakang tidak bisa bermanuver, berbeda dengan posisi ban depan yang dibantu oleh setir untuk bermanuver. Jadi bagian belakang diperlukan kondisi ban yang lebih bagus agar memiliki daya cengkeram lebih baik.

    "Banyak orang berfikir karena takut pecah maka ban yang lebih baru dipasang di depan tapi anggapan itu tidak benar. Memang kalau pecah ban depan saat mobil melaju lebih susah dikontrol, tetapi selama ban tidak kekurangan angin maka jauh dari pecah ban," jelas Sony.  

    Sony menjelaskan, walupun kondisi ban mobil Anda keausannya tinggal 20-30 persen, jika tidak kurang angin maka jauh dari resiko pecah ban. Sebaliknya, meskipun ban baru taruh di depan jika kurang tekanan angin maka dapat dipastikan risikonya akan mengalami pecah ban.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id