Enam Langkah Persiapan Mobil untuk Menghadapi Musim Hujan

    M. Bagus Rachmanto - 05 Desember 2019 10:15 WIB
    Enam Langkah Persiapan Mobil untuk Menghadapi Musim Hujan
    Berkendaralah dengan aman terutama saat musim hujan. GM
    Jakarta: Data BMKG memprediksi bahwa musim hujan tahun ini jatuh pada Oktober hingga Desember 2019. Meski begitu, sebagian wilayah Indonesia diperkirakan akan mengalami musim hujan lebih cepat, yang ditandai dengan mulai turunnya hujan beberapa wilayah.

    Menjelang masuknya musin hujan tahun ini, alangkah baiknya kalau kita sudah mulai melakukan persiapan dengan melakuakan pengecekan mobil, agar tetap optimal untuk mendukung kenyamanan saat perjalanan, khususnya saat musim hujan. Tujuannya agar meningkatkan keamanan dan kenyamanan perjalanan, baik saat melakukan aktivitas sehari–hari maupun bepergian bersama keluarga dan orang-orang terdekat.

    “Berkendara saat musim hujan memerlukan perhatian yang lebih, khususnya terkait kesiapan kendaraan dalam melewati jalanan licin bahkan banjir. Keamanan merupakan hal yang penting, oleh karena itu kami ingin mengajak pengemudi untuk mengutamakan keselamatan dimanapun, kapanpun, dan oleh siapapun. Kami menyarankan untuk memeriksa kendaraan guna memastikan mobil dalam keadaan aman saat dipakai di musim hujan," ujar Customer Care and Aftersales Service General Motors Indonesia, Dadan Ramadhani dalam keterangan persnya.

    Berikut ini tips berkendara dengan aman, terutama saat musim hujan dan ketika Anda memasuki jalanan yang tergenang air.

    1. Melakukan standar check-up pada setiap bagian utama kendaraan Anda, di antaranya wipers, tekanan ban, oli, mesin, baterai dan lampu. Pengisian bahan bakar dalam kondisi penuh juga sangat diperlukan sebelum Anda bepergian. Kemudian fitur indikator tekanan ban pada sisi dashboard merupakan salah satu instrumen penting yang dapat membantu Anda mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

    2. Periksa Baterai dan Kaki-Kaki Mobil. Baterai atau aki, serta sistem pengisian (charging) pada kendaraan kadang menjadi salah satu komponen kendaraan yang sering terlupakan, padahal justru merupakan instrumen krusial pada saat musim penghujan. Hal ini dikarenakan pada situasi hujan dan macet, aki serta sistem charging mobil tetap harus mampu menggerakkan berbagai fitur penting seperti wiper, radio, AC, defogger (fitur anti kabut), serta  lampu depan dan belakang, termasuk lampu kabut.

    Kemudian, selain mengecek kondisi aki, periksa juga bagian kaki-kaki mobil, termasuk ban, mengingat pada kondisi jalan yang lebih licin di musim penghujan, kendali kendaraan harus dipastikan baik, dan juga  guna mengantisipasi terjadinya kondisi aquaplaning atau hydroplaning yang disebabkan kondisi ban yang kurang baik. Karena itu, mengingat pentingnya peran ban pada musim hujan, selalu sediakan ban cadangan untuk menghindari kerusakan ban selama perjalanan. Bahkan, jika ban terasa menabrak sesuatu, maka lakukanlah pemeriksaan ekstra untuk melihat adanya lecet atau benjol yang dapat mempengaruhi pengendalian kendaraan.

    3.  Menjaga jarak pandang. Berkendara saat hujan tentunya akan membatasi visibilitas pengendara. Karena itu, cahaya dari lampu depan dan belakang menjadi sangat berguna sebagai penanda jarak kendaraan saat hujan tiba. Penggunaan lampu HID akan mampu memberikan cahaya lebih baik, sehingga dapat meningkatkan keselamatan berkendara. Namun pastikan agar Anda senantiasa menggunakan lampu HID yang disediakan oleh bengkel resmi dan atau disarankan dan sesuai dengan spesifikasi kendaraan untuk memberikan kemampuan penerangan maksimal saat menembus kondisi hujan ataupun kabut.

    Selain itu, pastikan Anda sudah membersihkan atau melakukan perawatan terhadap kaca depan dan belakang mobil. Kerak-kerak sisa air dan minyak, serta kotoran dan debu (umumnya disebut jamur kaca) yang menempel pada kaca depan kendaraan akan menghasilkan distorsi cahaya sehingga membuat pandangan menjadi buram atau bahkan silau di musim hujan.

    Yang tak kalah penting adalah menjaga jarak berkendara lebih jauh dari jarak normal di kondisi kering. Hal ini karena jarak pengereman di kondisi jalan basah atau licin akan menjadi lebih panjang, sehingga jarak kendaraan yang lebih banyak akan lebih memberikan keamanan berkendara.

    4. Kendaraan dengan teknologi yang mendukung, seperti Lane Departure Warning, Forward Coallision Alert, Panic Brake Assist, Electronic Stability Control, dan Anti-Rolling Protection akan membantu pengemudi merasa aman di tengah perjalanan. 

    Pada mobil keluaran terbaru biasanya juga dilengkapi oleh rangkaian fitur pendukung untuk meningkatkan keamanan ketika berada pada kondisi lalu lintas tersendat, atau di tengah jalan yang menanjak atau menurun seperti fitur Hill Descent Control (HDC) dan Hill Start Assist (HSA).

    5. Latih kesabaran. Musim hujan sering kali berujung pada kemacetan lalu lintas. Manfaatkan peta digital yang terpasang pada smartphone Anda untuk memantau kondisi lalu lintas terkini. Namun demikian, saat kemacetan tidak dapat dihindari, Anda perlu melatih kesabaran Anda. Hindari berspekulasi untuk menyusul kendaraan lain ketika kondisi visual Anda tidak memungkinkan untuk melihat jalanan di depan Anda, seperti saat berada di tikungan, jembatan, bukit, dan lereng gunung. 

    6. Gunakan aksesori yang membantu saat musim hujan. Aksesoris bukan hanya sekadar bagian yang mempercantik tampilan, tetapi beberapa aksesoris juga memiliki fungsi yang sangat berguna kala masuk musim hujan, seperti talang air (side visor), boot tray untuk menjaga barang bawaan and tetap pada tempatnya, anti slip pedal caps/cover untuk melapis pedal gas, rem, atau kopling agar tak licin, hingga karpet karet (rubber floor mat). Namun pastikan bahwa aksesoris yang Anda gunakan telah sesuai dengan standar keamanan. Gunakan aksesoris standar Original Equipment Manufacturing (OEM) untuk menghindari risiko yang akan membahayakan pengemudi dan penumpang. Selain itu, siapkan juga jas hujan yang dapat digunakan saat harus keluar dari dalam mobil.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id