Tips Knowledge

    Pahami Indikator Keausan Ban Mobil

    M. Bagus Rachmanto - 01 Juli 2020 12:45 WIB
    Pahami Indikator Keausan Ban Mobil
    Indikator keausan ban atau Tread Wear Indicator. Advrider
    Jakarta: Sebagian pemilik mobil mungkin bertanya, kapan seharusnya mengganti ban yang tepat dan dianjurkan, tentunya yang sesuai dengan keamanan dan keselamatan.
     
    Kepala Bengkel Autopit, Mus Mulyadi menjelaskan, bahwa semua produk ban sudah dilengkapi dengan indikator keausan atau Tread Wear Indicator (TWI). TWI adalah batas akhir pemakaian, yang punya ketinggian (ketebalan) 1,6 milimeter, dan dilambangkan dengan gambar segitiga pada sisi ban.
     
    Mus menyarankan, jika kondisi ban telah menyentuh batas akhir pemakaian (ITW), sebaiknya segera diganti karena sudah tak aman. Saat hujan, ban kondisi seperti ini sudah tidak bisa membuang air dengan sempurna, atau disebut aquaplaning (kehilangan traksi pada aspal).
    Kapan Harus Ganti Ban? Ini Indikatornya
    Kapan Harus Ganti Ban? Ini Indikatornya
    Selain itu, ban mobil yang telah melebihi batas akhir pemakaian, pada kecepatan 60 km per jam hanya mampu mengalirkan 4 liter air per detik, selebihnya tidak terbuang dan membuat ban berada di atas permukaan air.
     
    Kondisi seperti ini bisa mengakibatkan mobil tidak bisa dikendalikan bahkan hilang kendali, apalagi pada saat pengereman dan pindah jalur. Dalam kondisi jalan kering, mungkin tidak akan terlalu berpengaruh. Namun patut diwaspadai, jika tapak sudah tipis, akan mudah bagi si karet bundar untuk mengalami benjol jika menggilas kerikil di jalanan.
     
    Mulai sekarang perhatikan kondisi ban mobil Anda, apabila sudah melebihi batas akhir pemakaian (botak), sebaiknya berhati-hati dan perhatikan kecepatan. Agar bisa mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id