Hindari Pakai Oli Bekas di Rantai Motor

    M. Bagus Rachmanto - 28 November 2019 07:08 WIB
    Hindari Pakai Oli Bekas di Rantai Motor
    Menggunakan pelumas khusus untuk rantai, adalah jalan paling tepat. Medcom.id/Ekawan Raharja
    Jakarta: Masih banyak orang yang tidak sadar tentang penggunaan oli bekas di rantai motor yang sebenarnya berbahaya. Efeknya selain membuat rantai jadi tidak tahan lama, tumpukan kotoran di rantai juga bisa jadi tebal.
     
    Lho kok bisa? bukannya menggunakan pelumas untuk rantai itu adalah solusi terbaik? jawabannya adalah tergantung dari pelumas apa yang digunakan. "Kalau pakai oli bekas, tentu sangat tidak disarankan. Mengingat oli bekas itu memuat banyak residu dari sisa pembakaran dan kotoran yang terbuang dari dalam mesin," jelas Udin kepala mekanik bengkel Clara di Jalan Panjang, Jakarta Barat.
     
    Udin melanjutkan bahwa pelumas di satu sisi memang bakal mengurangi gesekan. Tapi jika oli memuat residu atau kotoran malah akan membuat gesekan antar komponen lebih besar. Belum lagi kotoran dari debu jalanan juga bisa menempel dengan cepat, karena sifatnya yang memang mudah menjaring debu.

    Lalu apakah harus menggunakan oli baru? tentunya itu juga bukan solusi yang tepat. Lantaran penggunaannya memang bukan untuk pelumas rantai. "Sebaiknya gunakan pelumas khusus untuk rantai. Pelumas ini bisa membersihkan kotoran yang menempel di rantai motor, sekaligus membuangnya ketika rantai sedang berputar," imbuh Udin.

    Jika melihat wujud dan cara kerjanya serta tingkat kekentalan oli, juga sangat berbeda. Oli ini punya karakter seperti minyak kayu putih yang tidak lengket. Bedanya kalau minyak kayu putih cepat menguap, sementara pelumas rantai tidak cepat mengering dan tetap memberikan pelumasan pada rantai.

    Tapi jika Anda berada di daerah yang mungkin tidak terdapat gerai khusus yang menjual cairan perawatan kendaraan bermotor, bisa pakai minyak goreng baru sebagai alternatif untuk sementara. Minyak goreng memiliki keunggulan, cairannya yang bening sehingga tampak bersih ketika dioleskan di rantai motor.
     
    Bagi Anda yang menggunakan minyak goreng tentu ini hanya bertahan sementara. Tetapi patut dicoba ketimbang rantai kering dan rusak. Namun jika ada kesempatan untuk membeli chain lube atau pelumas khusus untuk rantai, sebaiknya segera gunakan itu. Mengingat minyak goreng juga punya sifat menangkap kotoran dan debu. Hanya saja lebih aplikatif dari pada menggunakan oli bekas.
     
    Tapi yang namanya pelumas, tetap ada masa pakainya. Jika rantai sudah terlihat kotor lagi, maka sudah saatnya penyemprotan dilakukan kembali.
     



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id