Tips Perawatan Kendaraan

    Lampu LED Buat Kendaraan, Waspadai Perubahan Suhunya

    M. Bagus Rachmanto - 14 Agustus 2019 10:56 WIB
    Lampu LED Buat Kendaraan, Waspadai Perubahan Suhunya
    Gunakan lampu mobil sesuai dengan kebutuhan dan peruntukannya. Adverts.ie
    Jakarta: Kemajuan teknologi otomotif seiring perkembangan zaman. Dulu lampu utama/headlights pada dasarnya diciptakan sebagai alat penerangan mobil ketika berkendara di saat gelap. Kini, lampu yang terpasang di bagian depan mobil tersebut punya fungsi lebih dari sekadar alat penerang.
     
    Maka tak heran jika sekarang ini banyak pabrikan dan modifikator menggunakan model lampu LED untuk mobilnya. Meski demikian, konsumen juga harus paham kelebihan dan kekurangan dari teknologi pencahayaan tersebut.
     
    Direktur CV Sampurna Part Niaga, Lily Hernawan, menjelaskan lampu LED unggul di berbagai aspek. Mulai dari usia pemakaian yang panjang, tahan guncangan, wakturespon cepat, hemat energi, ramah lingkungan, serta menghasilkan pencahayaan dan sinar yang baik.

     Lampu LED Buat Kendaraan, Waspadai Perubahan Suhunya

    "LED merupakan lampu tanpa has dan filamen, saat ini sudah mencapai 150 lumens/watt. Lampu model ini sangat sedikit menghasilkan panas searah gelombang cahaya, namun suhu panasnya timbul di bagian belakang," ujar Lily di Jakarta, beberapa waktu lalu.

    Lebih jauh dijelaskan LED merupakan komponen elektronik solid state, tahan guncangan, dan berdimensi sangat kecil. Efeknya lampu ini menjadi praktis untuk penempatannya. Uniknya lagi lampu LED bisa mencapai terang maksimal kurang dari satu detik. 

    Meski demikian, lampu jenis ini memiliki musuh utama yakni panas. Jika terjadi peningkatan panas suhu LED, akan berpengaruh kepada penurunan kinerja. Umumnya LED berfungsi jika suhu kurang dari 70 derajat celcius.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id