Perawatan Kendaraan

    Pentingnya Perawatan Berkala Knalpot Biar Mobil Lebih Bertenaga

    M. Bagus Rachmanto - 04 Juli 2020 14:06 WIB
    Pentingnya Perawatan Berkala Knalpot Biar Mobil Lebih Bertenaga
    Knalpot mobil bocor bikin perfroma mesin berkurang. Autoworksmn
    Jakarta: Kondisi mobil yang kurang bertenaga tidak selalu disebabkan oleh kerusakan komponen di bagian mesin. Knalpot bocor bisa jadi salah satu faktor yang mempengaruhi perfroma mesin.
     
    Menurut Fahmi yang buka bengkel Fahmi Jaya Motor di wilayah Pengasinan, Bekasi Timur, Jawa Barat, jika knalpot mengalami kebocoran, performa mesin otomoatis menurun. Karena secara teknis kebocoran pada knalpot dapat mengurangi pemanfaatan panas yang dihasilkan oleh mesin.
     
    Jika sudah begitu, disarankan agar segera memperbaiki knalpot dengan cara mengelas bagian-bagian yang bocor. Tapi pastikan kondisi pipa saluran pembuangan dalam kondisi baik. Jika banyak yang keropos, baiknya diganti dengan yang baru untuk meningkatkan performa mesin mobil anda.

    Fahmi menjelaskan, 25 persen panas yamg dihasilkan oleh mesin dimanfaatkan untuk menjadi tenaga. Kebocoran knalpot akan mengurangi jumlah untuk tenaga yang disalurkan ke mesin. Maka itu sebabnya mesin terasa tidak bertenaga.
     
    Bocornya knalpot dapat dipicu oleh korosi atau karat serta usia pakai kendaraan. Korosi bisa terjadi akibat adanya perbedaan temperatur di dalam dan luar pipa knalpot, termasuk udara sekitar yang mengandung kadar garam yang cukup tinggi.
    Pemasangan knalpot variasi harus disesuaikan dengan gaya mengemudi dan kebutuhan penggunaan. KakimotoRacing
    KakimotoRacing

    Pria ramah itu juga berbagi tips jika ingin melakukan penggantian knalpot variasi aftermarket Ia mengingatkan, mengganti knalpot tidak asal ganti racing, mengingat fungsi utamanya sebagai sistem pembuangan/exhaust system dari mesin kendaraan. 

    Agar fungsinya optimal dan dapat menambah tenaga, penggantian knalpot aftermarket perlu didesain sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan. Jangan sampai salah desain, pemasangan knalpot variasi harus disesuaikan dengan gaya mengemudi dan kebutuhan penggunaan putaran mesin atau RPM yang paling sering Anda pakai dan inginkan. Contohnya, gaya mengemudi normal sering di rpm 3.500 - 6.500 maka jangan gunakan exhaust yang memiliki spesifikasi untuk rpm 8.000.
     
    Untuk mobil transmisi manual yang juga harus diperhatikan adalah semua bagian dari saluran gas buang, mulai dari header, downpipe atau manifold, resonator dan muffler hingga pipa pembuangannya. Knalpot variasi umumnya tersedia dengan ukuran 3 inci, 3,5 inci dan 4 inci. Pilih standard bahan yang bagus, seperti stainless steel agar lebih tahan lama dan tidak mudah berkarat.
     
    Berbeda dengan mobil transmisi matic yang cukup dengan mengganti header-nya saja, dan disebut langsung terasa peningkatan performa mesinnya. Penggantian yang tidak tepat malah akan membuat tenaganya ngempos.
     
    "Jika ingin knalpot variasi yang dipasang benar-benar terasa perubahnnya memberikan tambahan tenaga, header yang dipakai juga harus diperhatikan dan sebaiknya saluran gas buangnya langsung ganti full satu set saja," terang Fahmi kepada medcom.id, di Bekasi, beberapa waktu lalu.

    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id