Tips Knowledge

    Benarkah Parfum Mobil Bisa Picu Kanker?

    M. Bagus Rachmanto - 10 Juli 2020 10:19 WIB
    Benarkah Parfum Mobil Bisa Picu Kanker?
    Ilustrasi. Youtube
    Jakarta: Parfum mobil bisa jadi solusi bagi pemilik mobil yang ingin membuat kabin mobilnya menjadi harum. Tapi jangan salah, karena penggunaan parfum dengan wangi yang salah bisa membuat pengemudi dan penumpang malah menjadi mual dan pusing. Parahnya lagi ternyata penggunaan parfum mobil bisa picu kanker.

    Lantas apa penyebab wangi parfum dapat menyebabkan mual, pusing, dan bahkan dapat memicu kanker? Berikut penjelasannya seperti ditulis Mobil88.

    1. Salah Posisi dalam Meletakan Parfum
    Salah meletakkan posisi parfum menjadi hal utama yang dapat memicu semua itu. Parfum mobil seharusnya tidak boleh diletakkan di tempat yang langsung terpapar sinar matahari. Bahkan tidak boleh dipasang di ventilasi AC karena dapat menyebabkan konsentrasi parfum di udara menjadi tinggi.

    2. Adanya Senyawa Berbahaya yang Keluar dari Parfum
    Adanya senyawa benzene yang keluar dari parfum mobil itu merupakan senyawa berbahaya dan salah satu pemicu kanker jika konsentrasinya terlalu tinggi. Solusinya adalah dengan membuka semua jendela mobil dengan kondisi AC mobil menyala, terutama saat mobil sedang dipanaskan. Ini diharapkan dapat membuat pergantian udara dari dalam kabin dengan udara luar sehingga zat berbahaya tersebut dapat keluar.

    Selain itu juga, sebaiknya kamu memilih parfum yang mengandung aroma terapi yang tentunya dengan bau yang tidak terlalu menyengat.

    Selain menggunakan parfum mobil agar bau di dalam kabin mobil menjadi segar, kamu juga dapat membersihkan jok mobil secara berkala. Pasalnya jok mobil ini bisa kotor atau kusam karena noda yang dibawa ketika membuka pintu dan jendela, atau penumpang lantaran makanan dan minuman yang tumpah di jok.

    Tentunya kotoran yang menempel di jok lama kelamaan menjadi sarang penyakit. Oleh karena itu, ada baiknya dibersihkan. Untuk membersihkan jok bisa juga loh dilakukan sendiri, dengan alat-alat yang mudah didapat, mulai dari air, vacuum cleaner, deterjen, spons, ember, hingga kain lembut.

    Namun begitu, untuk membersihkan jok tidak boleh asal-asalan. Sebab, bahan atau material sebuah jok bisa berbeda-beda satu dan lainnya.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id