Tips Perawatan Kendaraan

    Mengapa Mobil Wajib Dipanaskan saat Jarang Digunakan?

    Ahmad Garuda - 18 Mei 2020 11:53 WIB
    Mengapa Mobil Wajib Dipanaskan saat Jarang Digunakan?
    Mobil wajib dipanaskan jika tak ingin mogok saat tersimpan lama di rumah. medcom.id/Ahmad Garuda
    Jakarta: Mobil kebanyakan beristirahat di rumah alias cuma parkir saja di garasi, memang kelihatan baik-baik saja. Namun jika dalam waktu yang cukup lama, ini akan jadi masalah tersendiri. Mengingat beberapa komponen yang ada di kendaraan tersebut, akan menurun mengalami penurunan performa dengan sendirinya.

    Salah satunya adalah baterai atau aki mobil. Bagian ini kebanyakan tidak disadari oleh para pengemudi atau pemilik kendaraan saat ini, akan mengalami penurunan performa atau kekuatan jika tidak digunakan. Menurut Manager Bengkel FAST, Satriawan Agung Prabowo alias Tumenggung saat berbicara di acara Sambut Iftar ala Medcom (SIAM) beberapa waktu lalu, bahwa aki adalah salah satu komponen yang mengalami penyusutan kemampuan.

    "Self discharging sudah melekat di baterai atau aki kendaraan. Kalau dibiarkan begitu saja, aki akan mengalami penurunan performanya terlebih dalam kondisi kendaraan didiamkan begitu saja. Makanya, mobil harus sering dipanaskan untuk membuat akinya terisi kembali. Diajak jalan keliling kompleks pun selama 5-10 menit juga sudah cukup," klaim Tumenggung.

    Ia melanjutkan bahwa penurunan performa baterai atau aki juga diperparah dengan ketidakdisiplinan pengguna kendaraan tersebut dalam hal penggunaan listrik di kabin mobil. Biasanya mereka menggunakan kabel USB atau konektor, tak mematikan radio dan pendingin mobil, memungkinkan tenaga baterai bisa tetap terpakai oleh beberapa komponen tersebut.

    "Kita harus sangat peduli dengan kondisi aki ini. Karena mesin itu butuh pasokan listrik yang besar saat akan memulai sistem operasional mesin. Penting untuk memperhatikan perangkat apa saja yang masih terkoneksi ke penggunaan aki. Misalnya AC, radio, lampu kabin dan lainnya, harus wajib dimatikan jika tak ingin penurunan performa aki lebih ekstrim lagi."

    Tumenggung pun memberikan analogi soal penggunaan listrik meski dalam kondisi mesin mobi sedang mati. Seperti listrik di rumah. Jika kita melakukan pengisian baterai handphone menggunakan konektor pengecasan, meski handphone sudah dicabut, listrik tetap terpakai di konektor tadi. Sehingga sangat disarankan untuk mencabut konektornya sekaligus.

    Hal lain yang disarankan oleh Tumenggung adalah menyiapkan jumper instant untuk aki mobil. Sekarang sudah banyak mode powerbank yang bisa menjumper aki mobil dengan baik. Harganya mulai Rp300 ribuan di toko online. Nmaun Anda tetap harus memperhatikan spesifikasinya agar tidak salah. Selamat mencoba!



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id