Pentingnya Inspeksi Mobil Sebelum Mengemudi

    M. Bagus Rachmanto - 15 Desember 2019 15:25 WIB
    Pentingnya Inspeksi Mobil Sebelum Mengemudi
    Lakukan inspeksi mobil sebelum perjalanan agar berkendara jadi lebih aman. MaritzCX
    Jakarta: Jangan terlalu yakin dengan kondisi mobil Anda yang masih baru, terlebih mobil yang berumur di atas lima tahun. Untuk itu penting bagi seorang pengemudi untuk melakukan inspeksi menyeluruh sebelum melakukan perjalanan.
     
    Metode pengecekan singkatnya bisa dibuat semacam aturan yang mudah Anda pahami. Misalnya melalui pedoman pengecekan, bodi, air, kelistrikan, oli, dan karet-karet yang disingkat jadi cek Balok, agar mudah mengetahui kondisi terakhir kendaraannya.
     
    Menurut Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Boy Falatehansyah pengecekan pra perjalanan melalui pedoman Balok ini, wajib dilakukan setiap hari dan minimal seminggu sekali.

    "Lakukan pengecekan bodi seperti bemper dan spoiler untuk mengetahui apakah ada bagian yang longgar. Ini dimaksudkan untuk mengantisipasi bemper terlepas pada saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga tidak menganggu aerodinamika mobil. Pengecekan bodi dapat dimulai dari spion kanan dan berhenti di spion kanan lagi, supaya sistematis dan tidak ada yang terlewat," saran Boy kepada Medcom.id, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

    Urutan pengecekan kedua berhubungan untuk semua komponen mobil yang menggunakan air, seperti air radiator, air aki, termasuk air wiper. Lakukan pengisian sesuai dengan level yang telah ditentukan apabila kurang.
     
    Listrik, pengecekan dilakukan untuk semua komponen yang berhubungan dengan kelistrikan di mobil, seperti sambungan kepala aki, soket dan sekring. Ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada yang terlepas atau kendur akibat guncangan karena pemakaiann harian.
     
    Oli, ini sangat penting untuk semua komponen mobil yang menggunakan oli, seperti pengecekan oli mesin, oli rem dan oli power steering. Ganti oli berdasarkan jarak tempuh kilometer, dan tambahkan sesuai dengan level yang telah ditentukan apabila kurang.
     
    Karet-karet, ini urutan terkahir pengecekan dari pedoman Balok. Periksa semua komponen yang terbuat dari karet seperti, fan belt, karet wiper, dan ban.
     
    Dijelaskan, usia komponen yang terbuat dari karet biasanya memiliki usia pakai paling lama empat tahun, tetapi disaranakan periksa dan sesuaikan dengan pemakaian, apabila sudah ada yang rusak sebelum waktunya lebih baik diganti biar aman.
     



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id