Tips Otomotif

    Cegah Rem Mobil Blong, Mengurangi Resiko Kecelakaan Di Jalan

    Ekawan Raharja - 18 Januari 2021 09:00 WIB
    Cegah Rem Mobil Blong, Mengurangi Resiko Kecelakaan Di Jalan
    Perawatan rem menjadi salah satu cara mencegah rem mobil blong. Toyota



    Jakarta: Rem Blong adalah kondisi dimana rem mobil mengalami kegagalan bekerja yang menyebabkan sistem pengereman tidak bekerja dengan baik, bahkan tidak berfungsi sama sekali. Alhasil kecepatan mobil tidak bisa dikurangi dan berpotensi mengakibatkan kecelakaan fatal jika tidak bisa dikendalikan.
     
    Penyebab rem blong paling umum adalah permasalahan pada minyak rem. Seperti minyak rem yang habis karena pemilik mobil alfa mengisinya, atau masuknya udara pada sirkulasi minyak rem bisa menyebabkan terjadinya oksidasi dan menghasilkan uap air yang akan menguap saat panas dan membuat tekanan minyak rem menurun.
     
    Kualitas minyak rem yang buruk karena terpengaruh suhu atau kedaluwarsa bisa menjadi penyebab. Mobil yang cukup berumur juga bisa memiliki endapan lumpur di dalam sistem rem yang menyumbat dan menyebabkan rem blong. Termasuk munculnya karat di perangkat rem yang berbahan besi sehingga merusak senyawa kimia minyak rem dan menimbulkan endapan lumpur.
     
    Selang dari bahan karet yang getas sudah tidak lagi fleksibel dan pecah saat menerima tekanan berat. Kampas rem aus, kaliper membeku, piston rem atau seal piston master silinder rusak akibat pemakaian yang terlalu lama juga bisa memicu rem mobil gagal berfungsi.
     
    Auto2000 meminta pemilik mobil untuk tidak menginjak pedal rem saat tidak dibutuhkan dalam jangka waktu panjang karena panas akibat gaya gesek tersimpan di kaliper rem dan membuat rem gagal beroperasi. Hindari pula memaksa mengerem penuh di jalan menurun yang terjal dan disarankan untuk memanfaatkan engine brake dengan menurunkan posisi gigi transmisi.
     
     
    Rem tidak dapat bekerja optimal saat hujan turun atau jalan basah. Oleh sebab itu, segera turunkan kecepatan mobil ketika melalui jalan yang basah. Sempatkan beristirahat ketika perjalanan jauh, minimal setiap 3 jam sekali untuk memberikan kesempatan pada sistem rem melepaskan panas.
     

    Cara Merawat Rem Mobil

    Pertama dan paling penting adalah pemilik mobil wajib memeriksa level minyak rem di dalam tabung penyimpanan minimal sebulan sekali. Segera tambah jika kurang dengan minyak rem yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Periksa pula sekitar tabung minyak rem akan potensi kebocoran, terutama sekitar sambungan selang.
     
    Formula kimia dalam minyak rem ada masa pakainya. Jika dipaksakan, tekanan rem bisa hilang dan rem mobil blong karena kualitas minyak rem menurun.
     
    Oleh sebab itu, sebaiknya minyak rem dikuras dan diganti seluruhnya setiap 40.000 km atau 2 tahun sekali untuk menjaga kualitasnya. Lakukan pembersihan tabung minyak rem bersamaan dengan pengurasan minyak rem guna mencegah endapan lumpur bahkan lumut.
     
    Jangan tunda untuk mengganti kampas rem jika direkomendasikan untuk diganti. Sekaligus, periksa kondisi piringan cakram atau tromol rem.
     
    Fungsi piston adalah untuk menggerakkan kaliper penjepit kampas rem ke piringan rem. Lakukan pemeriksaan untuk memastikan piston tidak macet, terutama dari karat dan kerusakan bagian karet–karet piston.
     
    Rem tangan tidak mengandalkan sistem yang sama dengan rem mobil sehingga bisa berfungsi sebagai rem darurat ketika rem utama blong. Cek kondisi rem parkir supaya tidak bermasalah ketika dibutuhkan.
     
    Langkah paling mudah dan efektif untuk mencegah rem mobil blong adalah dengan melakukan servis berkala di bengkel resmi karena teknisi akan mengecek kondisi sistem rem keseluruhan. Jangan ragu untuk berdiskusi dengan Service Advisor yang bertugas kalau dirasa ada yang tidak beres dengan sistem pengereman mobil.

    (ERA)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id