Kiat Fokus Berkendara saat Puasa ala dr. Daniel Bramantyo

    M. Bagus Rachmanto - 29 Mei 2019 10:01 WIB
    Kiat Fokus Berkendara saat Puasa ala dr. Daniel Bramantyo
    Meski berpuasa harus tetap konsentrasi dan fokus saat mengemudi. GM
    Jakarta: Menjalankan ibadah puasa memang cenderung lemas karena menahan lapar dan haus. Kendati demikian, bukan berarti kita tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasa, termasuk mengemudi terutama bagi mereka yang menggunakan kendaraan untuk mendukung aktivitas harian.

    Tapi untuk diketahui, ketika seseorang berpuasa kadar gula darah dalam tubuh akan mengalami penurunan dan berpotensi mengalami dehidrasi. Kondisi ini dapat menyebabkan seseorang cepat merasa lelah dan menjadi tidak sabar. 

    "Kondisi tubuh biasanya menjadi lebih lemas pada saat berpuasa, dan tentunya akan mempengaruhi kekuatan dan ketahanan saat mengemudi. Puasa dapat mempengaruhi fungsi kognitif dan memiliki efek langsung seperti kurangnya konsentrasi, menguap, dan mengantuk yang membuat pengendara tak menyadari keberadaan rambu lalu lintas," kata dr. Daniel Bramantyo yang praktek di Rumah Sakit Pertamina Jaya, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

    Untuk menjaga konsentrasi saat mengemudi dan kondisi tubuh tetap fit, dr. Daniel berbagi tipsnya agar berkendara tetap aman saat berpuasa.

    Jaga Kecepatan
    Jaga kecepatan kendaraan yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan, sebab fisik orang yang tengah menjalankan puasa tidak sebugar dibanding saat tidak berpuasa. Rasa kantuk akan muncul ketika badan terasa tidak bugar. Karena itu, berkendaralah dengan kecepatan wajar, karena kemampuan spasial (melihat jarak, membaca kecepatan) seorang pengemudi yang berpuasa biasanya tidak maksimal, dan ini menimbulkan reaksi yang  lebih lambat.

    Waktu Tidur
    Di bulan puasa, jam tidur akan terpotong waktu sahur. Ini membuat pengendara lebih cepat lelah dan kurang berkonsentrasi. Karena itu maksimalkan waktu jam tidur dan kurangi aktivitas yang mengurangi waktu istirahat yang tidak menjadi prioritas dan kurang bermanfaat, seperti begadang. Tidur yang cukup dapat menghindari rasa kantuk saat mengemudi.

    Jaga Emosi
    Kemacetan biasa terjadi di waktu menjelang berbuka puasa. Kondisi itu cukup mengganggu di mana setiap pengendara tergesa-gesa untuk segera sampai di rumah dan berbuka bersama keluarga. Ketika Anda mengemudi sebaiknya tetap tenang dan atur pikiran untuk selalu berfikir positif dan bersabar untuk menjaga emosi. Cara mengemudi yang santun dan tidak mengganggu pengguna jalan lain akan mengurangi risiko kecelakaan.

    Optimalkan fitur in-car entertainment
    Di bulan puasa, pengendara akan menjadi sangat cepat untuk lelah dan mengantuk dengan mudah apalagi ketika berhadapan dengan kemacetan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memastikan perangkat hiburan seperti radio atau in-car entertainment yang terpasang di mobil Anda dapat berfungsi dengan baik. Hal ini dapat membantu Anda untuk menstimulus pikiran untuk tetap jernih dan menjaga mood Anda tetap baik. Hal ini dapat melepas tingkat stress Anda di jalan dan meminimalisirkan kadar emosi yang dapat memicu keluarnya energi yang cukup besar. Selain itu, Anda pun dapat mendengar kapan azan Magrib berkumandang.

    Hal lain yang perlu diperhatikan agar tubuh tetap bugar saat berpuasa adalah penuhi asupan gizi. Konsumsi karbohidrat kompleks seperti terkandung di dalam nasi merah, ubi, jagung, roti gandum, dan makanan lainnya. Asupan protein dan lemak juga tidak boleh ditinggalkan, karena jika kita tidak mengkonsumsinya, dikhawatirkan badan akan mudah terasa lemah di siang hari.

    Mengkonsumsi jus buah yang  membantu proses pencernaan tetap lancar sekaligus menjaga asupan vitamin dan nutrisi baik lainnya yang penting bagi tubuh. Selain itu, pastikan agar  Anda minum 8 gelas air putih demi mencukupi kebutuhan cairan tubuh sekaligus mencegah dehidrasi. Sebaiknya Anda menghindari makanan yang pedas dan juga asam karena hal ini dapat mengganggu fungsi lambung dan pencernaan yang dapat mengakibatkan asam lambung. Asam lambung selama berpuasa akan sangat memperberat kondisi tubuh.

    "Kami memahami bahwa banyak orang tetap akan menghabiskan waktu di jalan, pada saat bulan Ramadhan ini. Oleh karena itu, Chevrolet Indonesia senantiasa mengajak pengemudi untuk selalu menjaga kesehatan dan memerhatikan asupan makanan yang sehat dan seimbang selama bulan Ramadhan agar tetap menjaga konsentrasi dan fokus saat mengemudi. Kami pun mengimbau agar selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan selama berkendara," sambung External Affairs & Communications Director GM Indonesia, Yuniadi Haksono Hartono dalam kesempatan yang sama.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id