Safety Driving

    Trik Mudah Membuat Rem ABS di Mobil Bekerja Optimal

    M. Bagus Rachmanto - 03 April 2020 08:55 WIB
    Trik Mudah Membuat Rem ABS di Mobil Bekerja Optimal
    Saat ban terkunci dan slip maka ECU memerintah ABS untuk bekerja. IST
    Jakarta: Sistem pengereman mobil sekarang ini semakin canggih dan aman untuk digunakan. Salah satu fitur di sistem pengereman yang lazim di mobil-mobil baru adalah anti-lock braking system (ABS).

    Fitur ABS akan membuat pengendara dan penumpang lebih merasa aman ketika sedang mengendarai mobil, seperti dikutip dari laman resmi Suzuki. Khususnya kalau terjadi pengereman mendadak, rem ABS akan membuat mobil terasa lebih stabil ketika melakukan pengereman mendadak sekalipun.
     
    Menurut Instruktur Safety Defensive Consulting Indonesia (SDCI), Sony Susmana, bahwa masih banyak orang yang tak mengerti menggunakan fitur ini. Sehingga saat terjadi kecelakaan, Ia tetap menyalahkan fitur kendaraan yang tak berfungsi optimal. 

    "Kalau saya perhatikan, banyak yang menggunakan rem ABS itu saja ketika belum melakukan manuver. Saat melakukan manuver, mereka justru melepas pedal atau tuas rem. Padahal di sinilah peran sistem ABS itu bekerja. Mencegah roda untuk terkunci meski kemudi tetap diputar," klaim Sony.
     
    Akibatnya, lanjut Sony, banyak yang menganggap bahwa fitur itu tetap tidak bekerja sempurna. Padahal dari sisi praktik, mereka sudah tidak menggunakannya dengan benar.
     
    "Memang ini menjadi edukasi yang sangat penting. ABS itu akan bekerja ketika tuas atau pedal rem ditekan sedalam-dalamnya dan membiarkan sistemnya bekerja. Sembari pengemudi tetap fokus ke jalan untuk melakukan manuver. Itu baru benar, tapi selama tidak melakukan hal itu, ya sama saja tidak memanfaatkan fitur dengan benar," pungkasnya.
     
    Setidaknya sistem ABS ini mengandalkan empat komponen utama yang saling berhubungan. Tiap komponen tersebut punya fungsi yang berbeda-beda namun saling berkaitan untuk menunjang sistem ABS ketika bekerja.

    Mulai dari Sensor kecepatan yang bertugas membaca kecepatan putaran roda, terdapat di tiap roda atapun di diferensial (tergantung dari pabrikan mobil). Selanjutnya adalah katup pengereman di tiap jalur minyak rem dan katup ini dikontrol oleh komputer atau kontroler ABS, dan memiliki empat posisi kerja yakni:
     
    - Katup Posisi 1: katup dalam posisi terbuka penuh, sehingga tekanan minyak rem secara penuh akan langsung diteruskan ke rem.
    - Katup Posisi 2: katup akan menghalangi tekanan minyak rem, sehingga tekanan tidak akan diteruskan ke rem meskipun pengendara sudah menekan rem.
    - Katup Posisi 3: katup akan menghalangi sebagian dari tekanan minyak rem, sehingga tekanan cuma setengah yang diteruskan ke rem, meskpin pengendara sudah menekan rem secara penuh.
    -Sedangkan yang terakhir merupakan kontroler (komputer) yang fungsinya sebagai otak yang mengontrol katup dan mengolah data dari sensor kecepatan.
     
    kemudian terdapat pompa yang berfungsi mengembalikan tekanan pada jalur pengereman yang dilepaskan oleh katup ke rem. Sedangkan yang terakhir merupakan kontroler (komputer) yang fungsinya sebagai otak yang mengontrol katup dan mengolah data dari sensor kecepatan.
     
    Cara kerja ABS di mulai dari sensor kecepatan yang membaca kecepatan mobil setiap saat, dan akan menyampaikan data kecepatan tersebut kepada kontroler. Untuk mobil berhenti secara normal di kecepatan 100 kilometer per jam, biasanya akan diperlukan waktu selama 5 detik.
     
    Sudah pasti ketika melakukan pengereman normal, tidak akan terjadi penguncian roda. Lain halnya kalau melakukan pengereman mendadak, maka roda akan terkunci. Waktu yang diperlukan untuk roda terkunci ini biasanya kurang lebih 1 detik.
     
    Karena kontroler sudah di program, untuk bisa menghentikan kendaraan secara maksimal, terkuncinya roda ketika pengereman tidak boleh terjadi. Sebelum roda terkunci, kontroler akan mendapat data dari sensor kecepatan dan akan menginstruksikan katup menghalangi tekanan, dengan cara mengambil katup posisi 2 atau katup posisi 3, sesuai perintah dari kontroler.
     
    Setelah putaran roda terdeteksi oleh sensor kecepatan, kontroler akan menginstruksikan katup mengambil posisi 1, yang akan membuat tekanan minyak rem kembali dan diteruskan ke rem. Cara kerja rem ABS diatas terjadi dalam waktu yang sangat cepat, bahkan rata-rata sistem ABS pada mobil sekarang bisa melakukan 15 kali proses tersebut cuma dalam waktu 1 detik.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id