Perawatan Kendaraan

    Trik Mencegah Mobil Injeksi Brebet

    M. Bagus Rachmanto - 24 Februari 2020 15:44 WIB
    Trik Mencegah Mobil Injeksi Brebet
    erawatan berkala sistem injeksi jaga performa mesin tetap optimal. Medcom.id/M Bagus Rachmanto
    Jakarta: Mobil sistem injeksi disebut memiliki beberapa kelebihan, seperti bekerja lebih efisien dan hemat BBM. Namun bukan berarti mobil dengan sistem injeksi tak perlu mendapat perawatan, karena sistem injeksi juga bisa bermasalah atau brebet?
     
    Menurut situs resmi Daihatsu, mesin injeksi sangat dipengaruhi oleh komposisi, udara, BBM dan pengapian yang sudah diatur oleh komputer. Berikut tips untuk mencegah mobil injeksi Anda brebet.
     
    Bahan Bakar Tidak Sesuai
    Bahan bakar yang tidak sesuai rekomendasi bisa menimbulkan masalah pada mesin injeksi. Untuk itu, sebaiknya gunakanlah BBM yang memiliki oktan yang sesuai dan telah direkomendasikan pabrikan.

    Sistem Injeksi Masuk Angin
    Sistem Injeksi memanfaatkan tekanan bahan bakar, agar BBM bisa tersuplai ke dalam ruang mesin. Jika ada gelembung udara di dalam sistem bahan bakar maka tekanan bahan bakar menjadi tidak stabil, sehingga suplai bahan bakar akan terputus-putus.
     
    Hal tersebut yang dapat menyebabkan mesin injeksi tersendat atau sering disebut tersendat. Untuk mencegahnya, selalu perhatikan kondisi tangki BBM Anda. Pastikan BBM jangan sampai kehabisan atau sering dibiarkan kosong.

    Kerusakan Sensor
    Di konstruksi mesin injeksi, terdapat sensor-sensor yang mengatur suplai udara dan bahan bakar. Jika salah satunya ada yang rusak, maka data yang dikirimkan ke engine control unit (ECU) tidak akan akurat, sehingga suplai bensin tidak pas dan mesin jadi tersendat.
     
    Filter Bensin Kotor
    Filter bahan bakar berfungsi menyaring kotoran dari aliran bensin yang hendak menuju ke ruang mesin. Jangan salah, mesin injeksi lebih sensitif dibanding konvensional, karena kotoran sedikit saja bisa menyumbat injector. Hasilnya, tenaga mesin jadi bisa berkurang dan mesin jadi tersendat atau brebet.
     
    Busi Tidak Sesuai Standar
    Busi sebagai pemercik api sangat memengaruhi kinerja mesin, sebab jika api terlalu kecil mesin akan tersendat. Untuk itu, apabila performa busi sudah menurun sebaiknya segera diganti dengan yang baru. Pada mesin injeksi, wajib menggunakan busi resistor, kamu bisa melihatnya dari label busi tersebut.
     



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id