Tips Keselamatan Berkendara

    6 Trik Aman Ngecas Handphone di Motor

    M. Bagus Rachmanto - 05 Agustus 2020 10:20 WIB
    6 Trik Aman Ngecas Handphone di Motor
    Ilustrasi.Medcom.id
    Jakarta: Smartphone sudah jadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern yang tak sekedar sebagai alat komunikasi dan mencari informasi. Lebih dari itu, banyak aktivitas dan kebutuhan bisa diselesaikan hanya dengan sentuhan jari. Karena itu, smartphone jadi bagian yang terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Sejalan dengan itu, kebutuhan sumber tenaga listrik supaya baterai smartphone tetap terisi pun meningkat. Sayangnya, kesibukan dan mobilitas tinggi membuat kita tak selalu dekat dengan sumber listrik.

    Seperti kita ketahui, beberapa motor keluaran terbaru ada yang menyediakan fitur power charger. Tentu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan power charger di motor agar tak merusak baterai smarphone dan baterai motor. Dirilis Astra Honda Motor, dbrikut hal-hal yang perlu diperhatikan:

    1. Gunakanlah Perangkat Charger Original
    Perangkat charger seperti kepala charger dan kabel yang berkualitas memiliki material yang telah lulus standar keamanan. Sedangkan perangkat charger tiruan tak memiliki kualitas material yang memenuhi standar sehingga berpotensi menimbulkan masalah seperti meleleh dan korsleting.

    2. Pastikan Smartphone Dalam Keadaan Mati
    Pengisian baterai dalam kondisi smartphone menyala dapat mengakibatkan panas berlebih pada smartphone. Hal itu berpotensi menimbulkan kerusakan pada smartphone.

    3. Pastikan Mesin Sepeda Motor Dalam Keadaan Menyala
    Ketika menggunakan power charger, mesin sepeda motor harus dalam keadaan menyala agar daya baterai motor tidak melemah. Dengan kondisi mesin menyala, daya baterai sepeda motor akan tetap terjaga sehingga kinerjanya tetap optimal.

    4. Hindari Menggunakan Port Charger Pararel
    Penggunaan port charger paralel (lebih dari satu lubang) dapat menimbulkan masalah karena membuat baterai bekerja lebih keras saat kedua port nya digunakan. Ketika itu terjadi, suhu di dalam bagasi akan lebih panas dan berpotensi menumbulkan masalah pada smartphone dan baterai motor.

    5. Tidak Mengisi Daya Power Bank di Power Charger
    Pengisian daya perangkat power bank di power charger khususnya di dalam bagasi, berisiko menimbulkan panas berlebih. Hal itu dikhawatirkan menimbulkan masalah di kemudian hari.

    6. Periksa Bagasi Sebelum Meninggalkan Sepeda Motor
    Pemeriksaan bagasi sebelum meninggalkan sepeda motor bertujuan agar tak ada perangkat elektronik yang tertinggal. Suhu bagasi yang panas berpotensi menimbulkan masalah kerusakan smartphone, apalagi sepeda motor terparkir di tempat terbuka di siang hari. Jok yang langsung terkena paparan sinar matahari membuat suhu di dalam bagasi lebih panas dan membuat proses menurunan suhu bagasi lebih lambat.

    Jangan lupa untuk mencabut perangkat charger dari power charger sebelum meninggalkan sepeda motor. Dengan melakukan 6 hal di atas, power charger dapat bekerja dengan efektif sehingga kemanan dan kenyamanan berkendara pun akan tetap terjaga.

    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id