Tips Knowledge

    Penyebab dan Cara Mengatasi Central Lock Mobil Rusak

    M. Bagus Rachmanto - 18 Maret 2020 08:40 WIB
    Penyebab dan Cara Mengatasi Central Lock Mobil Rusak
    Pentingnya perawatan berkala sistem central lock door mobil biar lebih awet digunakan. Youtube
    Jakarta: Kemajuan teknologi mempengaruhi sistem pengamanan mobil yang disebut central lock door. Sistem ini juga mempermudah pengemudi untuk mengunci pintu mobil dan bisa dilakukan secara bersamaan.  

    Selain itu, central lock door juga dapat dioperasikan melalui remote control sehingga bisa mengunci atau membuka pintu mobil dari jarak jauh.

    Seperti ditulis Daihatsu, secara garis besar central lock door disusun atas actuator, mainboard, module, sirine, LED, dan remote. Mainboard adalah otak yang mengirim sinyal ke komponen-komponen lainnya. Contoh, door switch akan mengirim sinyal ke mainboard, kemudian mainboard akan menerima sinyal tersebut dan meneruskan ke komponen-komponen central lock door.

    Dalam mainboard, terdapat juga kabel arus dan baterai, kabel massa, kabel ignition switch dan brake switch, kabel memory LED, dua kabel tail light, satu kabel sirine, dua kabel control module, dan dua kabel actuator. Actuator merupakan komponen penting di remote sebagai mekanik penarik/pendorong tuas pengunci pintu. Actuator dikontrol oleh module yang berfungsi sebagai unit utama yang memberikan listrik ke actuator.

    Meskipun canggih, central lock door tetap bisa rusak atau bermasalah. Masalah atau penyakit yang kerap muncul salah satunya adalah komponen yang berkarat. Mengatasi dan mencegah komponen cepat berkarat adalah dengan cara mengoleskan pelumas anti karat secara berkala (3 bulan sekali). Komponen yang biasanya berkarat terletak di bagian pinggir pintu dan melekat pada bodi mobil.

    Masalah lainnya adalah dinamo atau pistol penembak besi lemah. Komponen ini rawan rusak karena pukulannya cukup kuat untuk menggerakan pengunci. Dan motor penggerak central lock door juga berpotensi untuk aus.

    Jangan menutup pintu terlalu keras. Benturan yang berlebihan bisa mengakibatkan gigi penggerak mengalami perubahan posisi. Gigi penggerak berkaitan dengan lengan atau batang penggerak. Batang penggerak yang bengkok akibat benturan bisa memicu sistem central lock tidak lancar atau seret.

    Sistem central lock door seret juga bisa disebabkan akibat jarang dilumasi atau dibersihkan, sehingga gigi dan batang penggerak terganggu oleh debu dan kotoran yang menempel. 

    Rutin membersihkan sela-sela pintu dan melakukan pengecekan berkala minimal enam bulan sekali bisa membuat sistem central lock door mobil Anda lebih awet. Tapi ingat, jangan menggunakan air untuk membersihkan sistem central lock door, dikhawatirkan terjadi korsleting. Selain itu cek kabel-kabel yang berkaitan dengan kelistrikan central lock door, agar tenaga listrik yang dialirkan tidak mengalami hambatan saat digunakan.
     



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id