Perawatan Kendaraan

    Begini Tanda Mesin Mobil Mulai Rewel

    M. Bagus Rachmanto - 22 Januari 2020 08:41 WIB
    Begini Tanda Mesin Mobil Mulai Rewel
    Rutin tune up atau servis ringan menjaga kondisi mesin tetap prima dan lebih awet. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
    Jakarta: Overhaul atau turun mesin adalah momok bagi para pemilik kendaraan roda empat atau mobil, lantaran biaya perbaikannya tergolong lumayan mahal untuk menguras isi kantong, dengan waktu pengerjaan yang cukup lama. 

    Jika melihat dari sisi perawatan berkala mobil, turun mesin dianjurkan pada interval 150.000 kilometer. Bahkan tidak menutup kemungkinan ada mobil yang sudah harus turun mesin sebelum interval 150.000 km.

    Seperti dijelaskan Fahmi, mekanik sekaligus pemilik bengkel mobil Fahmi Jaya Motor, pemilik mobil dapat mengenali beberapa gejala pada mesin mobil yang sudah minta jajan untuk dilakukan perbaikan, terutama turun mesin. Berikut penjelasannya.

    Knalpot Mengeluarkan Asap Putih
    Ketika knalpot mengeluarkan asap putih, itu tandanya ada oli yang masuk ke dalam ruang bakar. Masuknya oli ke ruang bakar mesin umumnya disebabkan oleh ring piston yang aus atau baret pada boring piston.

    Mesin Pincang Akibat Busi Berkerak
    Mesin pincang bisa Anda rasakan ketika performa mesin mengalami penurunan, suara mesin yang aneh, brebet ketika berakselerasi, dan penurunan rpm di putaran mesin tinggi. Salah satu penyebab mesin pincang adalah busi yang sudah tidak lagi bekerja maksimal atau mengalami penurunan percikan api. Hal ini bisa disebabkan oleh adanya kerak yang menumpuk akibat oli yang naik hingga ke busi.

    Oli yang Berkurang Drastis
    Mesin yang sudah 'memakan' oli juga bisa kita lihat dari jumlah oli yang berada di mesin. Anda bisa menggunakan dipstick untuk melihat level oli, apakah sudah melewati ambang batas minimal atau belum.

    Suhu Mesin Sering Panas
    Tidak hanya kerusakan pada sistem pendinginan, suhu mesin yang kerap berada di batas overheat juga bisa menandakan adanya kebocoran kompresi. Hal tersebut dapat disebabkan oleh packing kepala silinder yang sudah getas. Ini menyebabkan air radiator terus berkurang karena masuk ke ruang bakar dan akhirnya membuat suhu mesin menjadi lebih panas bahkan bisa beresiko besar mengalami overheat.

    Jika mobil Anda sudah mengalami gejala-gejala yang sudah disebutkan, segeralah ke bengkel yang direkomendasikan untuk dicek apakah harus melakukan overhaul atau masih bisa diperbaiki tanpa harus menjalani turun mesin.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id