Perencanaan Keuangan

    Trik Mencegah Pengeluaran Membengkak Ketika Mengalami Kecelakaan Mobil

    Ekawan Raharja - 16 Januari 2021 09:00 WIB
    Trik Mencegah Pengeluaran Membengkak Ketika Mengalami Kecelakaan Mobil
    Lakukan penanganan kecelakaan kendaraan yang tepat agar pengeluaran tidak membengkak. Lifepal


    Jakarta: Kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu resiko yang bisa saja dialami oleh para pemilik mobil setiap saat. Penanganan kecelakaan harus tepat agar tidak menimbulkan semakin banyak kerugian, termasuk berefek kepada finansial.

    Lantas penanganan pertama apa yang harus dilakukan ketika mengalami kecelakaan di jalan? Sudah pasti adalah menenangkan diri sendiri. Setelah itu, lifepal menyarankan sejumlah hal untuk penangannya.

    1. Menepi untuk Hindari Kemacetan

    Berselisih dengan pengguna jalan lain yang terlibat kecelakaan dengan kita di tengah jalan hingga menyebabkan kemacetan bukanlah solusi yang baik dan bijak. Tindakan itu tidak hanya menimbulkan masalah baru dan bisa berujung debat yang tak terselesaikan bahkan perkelahian.




    Ingat baik-baik bagaimana cara mengemudikan kendaraan, dan bagaimana posisi kendaraan yang menabrak atau ditabrak. Ajaklah pengendara atau pihak yang terlibat kecelakaan untuk menepi dan berdiskusi dengan kepala dingin soal insiden ini.

    Hindari marah dan jangan terlalu cepat mengakui kesalahan seandainya belum yakin dengan peristiwa kecelakaan yang dialami. Bila diskusi yang dilakukan mengalami kebuntuan, jangan ragu untuk mencari saksi atau meminta bantuan untuk menyelesaikan masalah ini.

    2. Ingat Asuransi Kendaraan

    Asuransi kendaraan bisa membantu memitigasi resiko finansial akibat kecelakaan mobil. Ketimbang berselisih paham dengan pihak lain, cobalah untuk mengingat manfaat apa saja yang bisa diberikan asuransi.

    Bagi yang menggunakan asuransi mobil komprehensif, besar kemungkinan asuransi itu memiliki jaminan perluasan Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga (TJH III). Itu artinya asuransi bisa memberikan manfaat ganti rugi apabila mobil kita menabrak atau ditabrak orang lain.

    Cobalah untuk saling bertukar informasi mengenai asuransi yang dimiliki oleh pengendara lain yang terlibat dalam kecelakaan yang sama dengan Anda. 

    Bila asuransi dan pengemudi lain tidak memiliki perluasan atas jaminan ini, maka catatlah nomor ponsel, KTP, SIM, plat mobil, hingga alamatnya. Jika terbukti bersalah, pengemudi bisa dijatuhi hukuman jika melapor ke polisi. 

    3. Kumpulkan Bukti Kecelakaan

    Bukti kecelakaan seperti foto baret atau penyok di badan kedua mobil, dan lainnya bisa menjadi bukti untuk melaporkan kondisi mobil ke pihak asuransi. 

    Jangan sungkan untuk menghubungi pihak asuransi secepatnya ketika peristiwa ini terjadi. Hindari membuat kesepakatan atau menjanjikan sesuatu ke pengendara mobil lain di luar pengetahuan asuransi.

    4. Jangan Sungkan Hubungi Pihak Berwajib

    Jangan pernah ragu untuk menghubungi polisi dan membantu proses mediasi terkait kecelakaan ini. Aparat keamanan tentu bisa membantu membuat laporan yang nantinya bisa digunakan untuk mengajukan klaim ke perusahaan asuransi. Segera datangi kantor atau pos polisi terdekat untuk mempercepat penyelesaian masalah ini.

    (ERA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id