TIps Knowledge

    Begini Cara Mengeringkan Jas Hujan yang Benar

    M. Bagus Rachmanto - 17 Februari 2020 11:56 WIB
    Begini Cara Mengeringkan Jas Hujan yang Benar
    Jas hujan punya usia pakai sebaiknya dirawat agar lebih awet. Medcom.id
    Bekasi: Jas hujan menjadi salah satu peralatan wajib biker, terutama ketika sedang musim hujan. Tanpa jas hujan, Anda bakal basah dan terkena noda kotor saat hujan turun. Untuk itu penting memperlakukan jas hujan dengan baik dan benar setelah digunakan.
     
    Tak sedikit biker yang kurang peduli atau menganggap remeh dengan menyimpan sembarangan jas hujan setelah digunakan. Artinya, banyak yang belum paham teknik merawat yang benar, utamanya agar tahan lama.
     
    Menurut Jamal, salah seorang penjual jas hujan di Perumnas 3 Bekasi, meletakkan jas hujan di motor atau di dalam boks setelah digunakan akan membuat kualitas jas hujan berkurang dan akhirnya rusak.

    "Jangan asal-asalan merawat jas hujan, jadi cepat rusak. Panas mesin bisa akan merusak lapisan PVC jas hujan, akibatnya ada yang bahannya rengat atau rembes dari jahitannya," kata Jamal kepada Medcom.id di Bekasi, beberapa waktu lalu.
     
    Jamal menerangkan, kebiasaan melipat langsung jas hujan setelah digunakan juga akan merusak, khususnya lapisan perekat/sealant pada jahitan. Apalagi kalau melipat dan merapihkannya ala kadarnya atau asal-asalan.
     
    Jamal menyarankan, sehabis menggunakan jas hujan sebaiknya dikeringkan terlebih dulu dengan cara diangin-anginkan atau dilap. Jangan dijemur langsung di bawah sinar matahari.
     
    "Sebelum dilipat, dikeringkan dulu. Cukup diangin-anginkan atau dilap. Jas hujan dirancang untuk cuaca dingin dan air, jadi meterialnya tidak tahan panas, apalagi dijemur langsung kena panas matahari, bisa rusak," pungkas Jamal.
     
    Saran lain datang dari Aling, salah seorang penjual jas hujan di Mangga Dua Jakarta, yang menerangkan bahwa jas hujan memiliki masa pakai atau kedaluwarsa, dan bisa juga bolong meski tak pernah dikenakan.
     
    "Jas hujan biasanya tetap akan bolong. Namun lubangnya sangat kecil. Jika air masih tembus ke dalam saat hujan turun, bisa jadi jas hujan sudah mulai rusak," jelas Aling saat ditemui Medcom.id di tokonya, beberapa waktu lalu.
     
    Menurut Aling, umur jas hujan biasanya tidak sampai satu tahun. Cara mengetahui jas hujan masih layak dipakai terbilang mudah. Pemilik jas hujan bisa menerawang jas hujan ke lampu di ruangan yang agak gelap. Jika ada berkas sinar lampu yang tembus, berarti kondisi jas hujan sudah tidak bagus.
     
    "Jas hujan biasanya tetap akan bolong. Namun lubangnya sangat kecil. Jika air masih tembus ke dalam saat hujan turun, bisa jadi jas hujan sudah mulai rusak," jelas Aling kepada Medcom.id di tempat terpisah.
     


    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id