Tips Knowledge

    Mau Beli Pelek Baru, Waspada Catat Produksi Pinhole

    Ekawan Raharja - 06 Februari 2020 10:01 WIB
    Mau Beli Pelek Baru, Waspada Catat Produksi Pinhole
    Waspada cacat produksi pinhole ketika membeli pelek baru. Medcom.id/Ahmad Garuda

    Jakarta: Membeli pelek baru untuk mobil kesayangan dipercaya dapat mendongkrak penampilan saat dibawa bepergian. Selain memperhatikan ukuran yang tepat untuk mobil kesayangan, pemilik juga harus waspada terhadap catat produksi ketika membeli pelek baru.

    Marketing Director HSR Wheel, Hendra Wijaya, menjelaskan ketika membeli pelek tentu saja ada risiko catat produksi yang diberi nama pinhole. Pinhole adalah kebocoran tipis pada pelek yang menyebabkan angin pada ban menjadi berkurang, bahkan habis, melalui lubang di pelek. Kerusakan tersebut termasuk cacat produksi pabrik yang sulit untuk dideteksi secara langsung.


    “Tidak bisa dilihat, pinhole harus diperiksa dengan mencelupkan ban yang sudah terisi dengan angin ke dalam air. Dari situ baru terlihat apakah ada gelembung atau tidak. Kalau ada gelembung dari pelek maka ada kebocoran,” ungkap Hendra Wijaya.

    Kerusakan tersebut sebenarnya masih bisa diperbaiki dengan cara di las. Namun bila statusnya pelek baru, tidak ada salahnya untuk menukarkan pelek tersebut kepada penjualannya.

    Hendra menegaskan bahwa HSR Wheel bertanggung jawab jika ada kecacatan produksi, dan menggantinya dengan pelek baru. “Kami tidak menutup kemungkinan ada pelek yang seperti itu. Bisa saja dari 1.000 pelek, ada satu yang mengalami kerusakan. Kami tanggung jawab langsung dengan mengganti pelek baru,” tegasnya.

    Cacat produksi lain yang bisa diadukan adalah adanya keretakan pada pelek meski hanya membentur lubang kecil. Kondisi tersebut bisa langsung diklaim ke toko HSR Wheel dan pelanggan bisa mendapat ganti pelek baru.

    “Kerusakan pelek karena membentur lubang biasanya hanya menyebabkan kerusakan kecil seperti peyang pada mobil. Tapi kalau sampai ada keretakan  yang menyeluruh di pelek, itu artinya memang ada kesalahan dari produksi dan kami bertanggung jawab atas hal tersebut,” tegasnya.





    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id