Tips Knowledge

    Kenali Jenis Shockbreaker Depan Motor

    M. Bagus Rachmanto - 29 Juli 2020 11:07 WIB
    Kenali Jenis Shockbreaker Depan Motor
    Shockbreaker depan terdiri dari 2 jenis yaitu Teleskopik dan upside down. Suzuki
    Jakarta: Shockbreaker motor atau suspensi tentu sangat dibutuhkan perannya ketika sering melakukan perjalanan menggunakan kendaraan ini dan melewati berbagai lintasan. Keberadaan suspensi ini sangat menunjang performa saat berkendara.

    Shockbreaker Depan dan Jenis-jenisnya
    Pada shockbreaker depan terdiri dari 2 jenis yaitu Teleskopik dan upside down. Tipe yang paling sering digunakan adalah tipe teleskopik yang terdiri dari sepasang tabung male dan female.

    Tabung male yang dijepit pada suspensi depan disebut Suspensi Telescopic male slider. Sedangkan tabung female yang dijepit di triple clamp pada suspensi depan disebut suspensi telescopic interved atau yang biasa dikenal upside-down

    Suspensi Telescopic Male Slider
    Ciri utama pada suspensi teleskopik adalah terletak pada sistem redaman yang terjadi dalam tungkai yang berfungsi untuk menahan roda. Sehingga, dalam satu sisi roda hanya terdapat satu bua tungkai yang terdiri dari 2 tabung.

    Sedangkan tabung yang berada di bawah disebut slider yang mempunyai fungsi sebagai tabung suspensi yang diisi oleh per dan fluida shock absorber. Untuk tabung yang berada diatasnya bernama fork tube yang terhubung langsung dengan bagian kemudi motor.

    Dalam hal ini, tabung pada teleskopik male slider diameternya lebih kecil. Ia terjepit di triple clamp, dimana letak kelenturan paling besar berada. Kondisi ini membuat shockbreaker menjadi lebih lentur apabila dipakai untuk melintasi medan yang kasar.

    Kelenturan yang dihasilkan oleh tipe ini sangat cocok terutama ketika melakukan hard braking atau saat menghadapi medan yang kasar dengan kecepatan tinggi. Tipe ini masih digunakan terutama pada sepeda motor tipe dual purpose.

    Pada dasarnya suspensi jenis ini mudah dirawat, cocok untuk penggunaan harian dan kuat menampung beban motor. Namun, ada kekurangannya juga yang perlu dipahami, yakni untuk kecepatan tinggi, performa kurang stabil dan penampilannya pun tampak biasa, bahkan terlihat murah

    Suspensi Telescopic Interved
    Sementara pada teleskopik inverted mempunyai tabung berdiameter lebih besar terjepit di triple clamp. Pada tipe ini sepeda motor lebih sensitif dan resistensi yang lebih baik terhadap fleksibilitas. Dalam kondisi ini, pengendara perlu lebih teliti pada roda depan.

    Adanya tabung besar yang lebih dominan pada tipe inverted, membuat suspensi jenis ini mempunyai bobot yang lebih berat dibandingkan dengan tipe male slider. kelebihan pada suspensi ini adalah handling yang lebih baik namun harga yang perlu dikeluarkan juga mahal.

    (UDA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id