Safety Riding

    Bonceng si Kecil Waktu Hujan? Pahami Risikonya

    M. Bagus Rachmanto - 08 Januari 2020 13:54 WIB
    Bonceng si Kecil Waktu Hujan? Pahami Risikonya
    Membonceng anak saat hujan, risikonya lebih besar. Istimewa
    Jakarta: Pada kondisi musim hujan seperti sekarang, para bikers tidak menganggap itu sebagai sebuah halangan. Bahkan untuk membonceng si kecil. Tapi harap diketahui membonceng si kecil, baik di posisi depan maupun di belakang, risikonya meningkat dua kali.
     
    Penyebabnya adalah pegangan anak ke bodi dan juga tempat duduk motor biasanya lebih licin. Jadi risikonya, anak bisa kehilangan pegangan. Sementara jika dibonceng di belakang, anak juga punya kebiasaan tertidur.
     
    Kalau sudah begini, Anda seharusnya tidak mengambil risiko besar. Segera berhenti dan menunggu kondisi hujan agar reda.

    Jika memang terpaksa harus melanjutkan perjalanan, ada baiknya memastikan si kecil bisa berpegang dengan baik dan juga terikat ke tubuh si pengendara.

    Berbeda pula jika Anda membonceng buah hati di atas sepeda motor. Hal yang pertama diperhatikan adalah posisi duduk sang anak. Pastikan si anak duduk di jok bagian belakang, bukan di bagian depan karena dapat mengganggu pengendara saat melakukan manuver atau dalam mengendalikan sepeda motor.
     
    Kemudian, perhatikan kelengkapan berkendara si anak. Lengkapi dirinya dengan helm, jaket, dan juga sepatu. Proteksi anak saat dibonceng layaknya pengemudi sepeda motor.
     
    Perhatikan postur badan si anak, perhatikan apakah kaki si anak dapat menyentuh footstep atau tidak. Jika tidak atau masih balita, sampai bisa menggunakan sabuk bonceng agar posisi duduk si anak seimbang saat diajak berkendara.
     
    Dalam berbagai kondisi, membonceng si kecil saat mengendara kendaraan roda dua, sangat tidak direkomendasikan oleh pihak manapun. Baik instruktur safety riding, pun demikian dengan pihak kepolisian lalu lintas. Namun kendaraan roda dua yang sekarang menjadi moda transportasi yang banyak dipilih masyarakat kita, secara otomatis membuat membuat banyak pengendara melakukan hal ini.
     
    Solusi lain adalah menggunakan aksesoris khusus untuk membonceng. Misalnya seperti jok khusus bagi si kecil, meski pun ia tertidur. Tapi ingat, ini bukan solusi untuk mengharuskan Anda membonceng si kecil dalam kondisi hujan.
     
    Selain itu, bicara soal keamanan pembonceng, salah satu kebiasaan para wanita saat duduk di jok belakang duduk dengan posisi menyamping, ternyata tidaklah aman dan berbahaya.
     
    Instruktur Safety Riding PT Daya Adicipta Mustika, Asep Wawan menjelaskan, bahwa duduk menyamping memang tidak dilarang dalam undang-undang. Namun posisi ini membahayakan, baik untuk pengendara ataupun penumpang.
     
    "Kalau boncengers duduk menyamping, keseimbangan motor tidak terjaga. Bagi para pengendara yang tidak terbiasa, bisa-bisa jatuh saat berkendara," terang Asep Wawan saat dihubungi melalui telepon, beberapa waktu lalu.

    Dia pun memberi contoh, saat berbelok. Jika penumpang tidak stabil dan seimbang, bisa saja saat berbelok ke kanan maka penumpang bisa jatuh karena posisinya tidak seimbang. Sedangkan pengemudi saat berbelok ke kiri bisa jatuh karena kondisi motor berat sebelah.
     



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id