Jangan Sepelekan Ban Kurang Angin, Dinding Ban Bisa Sobek

    Ekawan Raharja - 15 Juni 2019 10:16 WIB
    Jangan Sepelekan Ban Kurang Angin, Dinding Ban Bisa Sobek
    Produsen ban Bridgstone pernah merilis data bahwa 80 persen kerusakan ban disebabkan oleh tekanan angin yang tidak tepat. Medcom.id/Ekawan Raharja
    Jakarta: Hingga saat ini masih banyak orang yang tidak peduli terhadap tekanan angin di ban mobilnya. Padahal hal sepele ini bisa sangat berbahaya jika dibiarkan dan bisa mengancam jiwa.

    Seorang karyawan Swasta, Wawan, bercerita bahwa saat arus balik kemarin sempat mengalami pecah ban di tengah jalan tol. Suzuki Ertiga yang ditumpanginya mengalami pecah ban saat memasuki ruas tol Bekasi.
    "Saat masuk melalui tol bekasi barat, ada sedikit jalan menikung sebelum masuk jalan tol Bekasi-Cikampek, dan saya mendengar suara ledakan. Ternyata ban belakang kiri saya yang meledak," bebernya kepada Medcom.id.

    Beruntung Wawan sudah tidak membawa banyak barang bawaan dan melaju dengan kecepatan rendah karena jalan yang cenderung padat. Sehingga tidak terjadi hal fatal yang berbahaya dan mengancam jiwa.

    Jangan Sepelekan Ban Kurang Angin, Dinding Ban Bisa Sobek

    "Ketika saya ke bengkel, ternyata ban mobil saya robek. Kata mekaniknya ini karena kurang angin dan tetap digunakan berjalan-jalan dalam waktu lama. Yasudah harus ganti ban karena sudah tidak bisa ditambal," ungkapnya.

    Produsen ban Bridgstone pernah merilis data bahwa 80 persen kerusakan ban disebabkan oleh tekanan angin yang tidak tepat. Bisa jadi angin terlalu keras atau kurang angin. Tekanan angin sangat penting karena ban bisa berfungsi karena tekanan tersebut.

    Jika menggunakan ban standar bawaan pabrik mobil, besar tekanan yang dianjurkan harus sesuai dengan label info yang tertera/menempel di tiang pintu pengemudi. Atau di posisi lain yang ditunjukan dalam buku manual kendaraan.
     
    Sedangkan andai mobil Anda menggunakan ban dengan tipe berbeda dan bukan standar bawaan pabrikan mobil, besar tekanan disesuaikan dengan anjuran merek tersebut. Efek tekanan ban yang berlebih bisa bikin daya cengkram ban berkurang. Tekanan kurang juga bisa bikin ban terkelupas dan bikin umur ban jadi lebih pendek alias tidak awet.



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id