Perawatan Kendaraan

    Apa Saja 'Do It Yourself (DIY)', Perawatan Mobil di Rumah?

    Ahmad Garuda - 14 Mei 2020 07:27 WIB
    Apa Saja 'Do It Yourself (DIY)', Perawatan Mobil di Rumah?
    Melakukan perawatan kendaraan sendiri di rumah, jadi hal wajib untuk membuat mobil tetap fit. Pertamina
    Jakarta: Dalam kondisi Pandemi Covid-19, melakukan perawatan kendaraan sendiri di rumah, jadi hal lazim. Artinya, Anda harus benar-benar paham, apa saja yang bisa dilakukan sendiri di rumah (do it yourself) dalam hal perawatan kendaraan.

    Dikatakan oleh Manager Bengkel FAST, Satriawan Agung Prabowo (Tumenggunng Prabowo), saat jadi narasumber di acara Sambut Iftar ala Medcom (SIAM) pada Senin (11/5/2020), bahwa ada beberapa hal yang bisa dilakukan sendiri di rumah dan tidak menyulitkan.

    "Ya, pastinya kita harus paham lebih dahulu bagian mana saja yang bisa kita lakukan perawatan sendiri. Minimal untuk membuat mobil atau kendaraan kita lebih siap untuk diajak jalan lagi saat diperlukan keluar rumah," ujar Tumenggung sapaan akrabnya.

    Adapun secara umum yang disarankan oleh Tumenggung di antaranya:
    · Mencuci mobil setiap 2-3 hari sekali. Selain menjadikan mobil tetap terlihat bersih, juga membuat kita lebih peduli kepada bagian dan komponen jika ada yang rusak dan perlu perawatan lebih lanjut. Mobil yang diam terlalu lama juga gampang dikotori oleh kucing atau kotoran burung. Jadi, tetap harus rajin mencuci. Mencuci mobil juga bagian dari olahraga, lho!

    · Jika memiliki vacum cleaner, bersihkan interior mobil. Mumpung banyak waktu dirumah. Jangan lupa semprot / lap-lap dengan disinfektan.

    · Selalu cek AC dan bagian filter di kabin yang bisa dicopot dan sekalian dibersihkan.

    · Panaskan mobil setiap hari (maksimum 3 hari sekali) kira-kira 5-7 menit (penunjukan jarum temperature mesin sudah sampai temperature normal operasionalnya). Kemudian ajak berkeliling di sekitar rumah.

    · Untuk mobil diesel disarankan memanasi sambil jalan, karena bau asapnya bisa mengganggu rumah dan tetangga. Selain emisi SOx, CO  dan soot juga berbahaya bagi kesehatan.

    · Sering jalan-jalan dengan mobil. Sekitar 3 hari sekali minimum (lebih dari 5 km) agar:
    *Ban tidak bengkak / flat spot (stress di satu point saja)
    *Aki terisi kembali dengan baik, karena pemanasan harian saja kurang cukup utk mengisi AKi
    *Oil lebih tersirkulasi dengan baik
    *Jika ada komponen mobil yang rusak (yang hanya akan ketahuan jika mobil jalan), maka kita bisa tahu lebih dulu

    - Mobil yang diam kerap disukai semut dan tikus. Mereka suka mengigit dan merusak kabel. Untuk memitigasinya, pasang kamper di bawah ruang mesin, agar tikus tidak mau datang. Adapun untuk semut, seringlah membersihkan interior saja. Jangan lupa untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang tercecer dengan vacuum cleaner.

    · Pelumas Wajib Diganti
    *Ganti Oli jika sudah melebihi batas kalender maximum (meskipun KM belum tercapai). Batas kalender maximum (jika tidak di dahului KM) umumnya adalah 6 bulan. Untuk lebih detailnya, dapat melihat buku panduan rekomendasi Manufacture (OEM).

    *Usahakan ganti oil filter sekalian saat ganti oli



    (UDA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id