Safety Driving

    6 Tips Aman Berkendara di Sekitar Truk

    Ekawan Raharja - 06 Desember 2020 09:00 WIB
    6 Tips Aman Berkendara di Sekitar Truk
    Ilustrasi. ANTARA FOTO/Dedhez
    Jakarta: Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan pribadi dan truk masih sering terdengar. Kejadian seperti ini seharusnya dapat dihindari jika pengguna jalan memahami karakter dari truk yang memiliki banyak keterbatasan, sehingga bisa melakukan upaya pencegahan supaya tidak terlibat kecelakaan.

    Dimensi truk yang besar membuatnya tidak bisa tergesa-gesa dan butuh ruang gerak yang luas ketika bergerak. Selain itu, posisi duduk pengemudi yang tinggi dan pandangan ke belakang yang terhalang bodi membuat sopir truk memiliki blind spot atau area di sekitar kendaraan yang tidak terpantau oleh mata pengemudi. Bobot truk, apalagi bila dipenuhi muatan, sangat besar sehingga tidak mudah baginya untuk melakukan pengereman darurat.

    Lantas bagaimana caranya jika mesti berhadapan atau berkendara bersama truk di jalan? Auto2000 kemudian membagikan 6 tips aman untuk berkendara di sekitar truk.

    1. Jaga Jarak Aman

    Jangan mengikuti truk terlalu dekat karena mobil tidak terlihat oleh sopirnya. Selain itu, karena terlalu dekat membuat pengemudi mobil tidak memiliki ruang cukup untuk mengintip jalur dari arah berlawanan akibat tertutup body truk. Jaga jarak aman membuat pengemudi mobil bisa mengantisipasi pergerakan truk, seperti bila tetiba truk tersebut mengerem mendadak atau tidak kuat menanjak.

    Menjaga jarak aman bukan sekadar memberi ruang gerak bagi truk, namun juga membuat mobil mudah terlihat oleh sopir truk. Semakin dekat jarak mobil dengan truk, semakin sulit sopir truk mengawasi mobil lainnya. Makanya, jaga jarak aman dan pastikan tidak melakukan manuver yang membuat kendaraan tidak terlihat oleh pengemudi truk.

    2. Berikan Tanda atau Isyarat

    Berikan tanda saat mobil ingin mendahului truk, bisa dengan lampu dim atau klakson. Dengan begitu, pengemudi truk dapat menyadari keberadaan mobil lainnya dan menjaga kewaspadaannya.

    3. Berikan Ruang yang Cukup
    Saat menyalip, pastikan ada ruang yang cukup antara truk tersebut dengan mobil di depannya. Kalau jaraknya terlalu dekat, Anda bakal memaksakan diri untuk masuk antara keduanya. Situasi ini akan membuat mobil berada di blind spot truk dan sangat berbahaya jika mobil di depan melakukan pengereman.

    4. Perhatikan Manuver Truk

    Jangan segan-segan memberikan ruang bila truk di depan memberi isyarat untuk melakukan manuver, seperti berbelok, putar arah, atau parkir. Hentikan kendaraan dan tunggu sampai posisi truk benar-benar aman. Apalagi kalau mobil berada di sisi dalam radius manuver truk tersebut. Perpaduan antara bodi besar dan blind spot akan membuat mobil terancam bahaya jika tidak sabar menunggu.

    5. Truk Punya Keterbatasan

    Halangan lain yang harus dipahami dari truk adalah daya pengereman yang terbatas. Kian dipersulit saat truk dijejali beban penuh sehingga butuh jarak lebih jauh untuk berhenti. Oleh karena itu, jangan paksakan mobil berada terlalu dekat dengan truk dan berikan ruang yang cukup untuk manuver.

    6. Jaga Kinerja Mobil

    Selain menerapkan prinsip safety driving ketika berhadapan dengan truk, Anda juga wajib memperhatikan kondisi mobil dengan melakukan servis berkala. Biasa di akhir tahun, seperti contoh Auto2000, memiliki program spesial bagi konsumennya yang ingin melakukan perawatan kendaraan.

    “Hati-hati bila berkendara terutama bila berdekatan dengan truk dan pastikan kendaraan kita kondisinya prima guna menjaga segala kemungkinan,” jelas Aftersales Division Head Auto2000, Ricky Martawijaya, melalui keterangan resminya.

    (ERA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id